Kylian Mbappe Mengeluh Karena Sering Dikambinghitamkan di Timnas Prancis

Penyerang Paris Saint-Germain masih tidak senang dengan perlakuan yang dia dapatkan selama musim panas setelah kegagalan penaltinya membuat timnas Prancis tersingkir di Euro 2020.

Kylian Mbappe mengklaim tim nasional Prancis membuatnya merasa seperti masalah setelah Euro 2020 setelah kegagalan penaltinya, menegaskan bahwa dia selalu memiliki komitmen penuh untuk memberikan yang terbaik bagi negaranya bahkan jika tanpa bayaran.

Les Bleus yang merupakan favorit utama selama Kejuaraan Eropa secara mengejutkan tersingkir dini di babak 16 besar usai kalah adu penalti melawan Swiss, hasil yang sangat mengecewakan mengingat kualitas skuad mereka dan status mereka sebagai juara dunia.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Nah selama kekalahan tersebut, Kylian Mbappe merupakan eksekutor terakhir negaranya dan dia adalah satu-satunya algojo yang gagal selama adu penalti tersebut, ketika Paul Pogba, Olivier Giroud, Marcus Thuram, dan Presnel Kimpembe berhasil menyelesaikan tugas mereka dengan baik.

Penyerang berusia 22 tahun, yang belakangan sibuk dengan konferensi pers setelah menerima panggilan timnas Prancis untuk Nations League pekan ini, melakukan wawancara ekslusif yang diterbitkan di L’Equipe dan dia mengungkapkan kekecewaannya selama tugasnya bersama Les Bleus.

Dia berkata, “Saya tidak pernah mengambil satu euro pun untuk bermain bagi tim nasional Prancis dan saya akan selalu bermain untuk tim nasional saya secara gratis. Di atas segalanya, saya tidak pernah ingin menjadi masalah. Tetapi dari saat saya merasa seperti itu, saya mulai menjadi masalah dan orang-orang merasa saya adalah masalah. Saya menerima pesan, bahwa ego sayalah yang membuat kami kalah.”

“Tim nasional Prancis adalah yang terpenting bagi karir saya dan jika tim nasional Prancis lebih bahagia tanpa saya, saya akan pergi. Saya bertemu dengan presiden (Noel Le Graet) dan kami membicarakannya. Saya mengeluh kepadanya soal saya dihina dan disebut monyet karena gagal mengeksekusi penalti.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO