Laga Maroko vs Iran, Siapa Pun yang Kalah, Habis Nasibnya!

Maroko vs Iran di Grup B Piala Dunia 2018 adalah laga yang PALING tidak ditunggu karena ada dua favorit lain, Spanyol dan Portugal, di dalamnya.
Maroko vs Iran di Grup B Piala Dunia 2018 adalah laga yang PALING tidak ditunggu karena ada dua favorit lain, Spanyol dan Portugal, di dalamnya.

Gilabola.com – Dengan Spanyol dan Portugal dijagokan lolos dari Grup B maka siapa pun yang kalah pada laga Maroko vs Iran, pasti habis nasibnya di Piala Dunia 2018 ini.

Hasil undian Grup B yang begitu menyesakkan sudah memupus harapan Maroko dan Iran untuk tampil mengesankan di Piala Dunia 2018, bahkan sebelum kick-off dimulai. Mereka tahu sebelum pertandingan pembukaan mereka di Saint Petersburg pada hari Jumat, siapa pun yang kalah hampir pasti nasibnya berakhir.

Juara bertahan Eropa, Portugal, dan pemenang Piala Dunia 2010, Spanyol, adalah dua tim lainnya di Grup B. Mengingat reputasi mereka, keduanya sangat difavoritkan untuk lolos ke babak 16 besar.

Lolos dua kali beruntun ke Piala Dunia, Iran adalah tim top dari Asia dan telah mendapat manfaat dari tahun-tahun penuh stabilitas di bawah pelatih Portugal Carlos Queiroz, yang juga sukses membawa mereka ke Brasil empat tahun lalu.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Persiapan sang pelatih berusia 65 tahun untuk Rusia itu terganggu oleh sejumlah insiden yang tidak diinginkan, misalnya penolakan Nike untuk menyediakan sepatu bola kepada para pemain Iran karena sanksi ekonomi Amerika atas negara Persia itu, dan pembatalan dua pertandingan pemanasan bulan ini.

“Iran masuk grup tersulit di Piala Dunia dan kami membutuhkan lebih banyak persiapan,” kata Queiroz, yang akan mengakhiri tugas tujuh tahun sebagai manajer tim ini setelah turnamen.

Di lapangan, Iran akan tampil tanpa gelandang bertahan Saeid Ezatolahi, yang diskors untuk pertandingan pertama.

Iran lolos melalui kualifikasi zona Asia dengan 12 kali gawang bersih dan merupakan tim kedua yang memastikan tempat mereka di Rusia setelah Brasil, tetapi ada keraguan besar untuk kiper pilihan pertama, Alireza Beiranvand.

Seperti Iran, Singa Atlas melakoni Piala Dunia kelima mereka, tetapi penampilan terakhir Maroko terjadi dua dekade lalu, pada tahun 1998 di Perancis.

Dipimpin oleh bek tengah Juventus Mehdi Benatia, Maroko berhasil melalui babak kualifikasi tanpa kebobolan gol, dan mengantongi empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir mereka.

Tim mendapat keuntungan dari sejumlah pemain mereka di liga-liga top Eropa dan dilatih oleh manajer Perancis Herve Renard, yang telah menanamkan banyak disiplin taktis ke dalam skuad ini.

Pertemuan Maroko dan Iran pada hari Jumat (15/6) merupakan kali pertama dalam sejarah. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan di sini sebelum laga-laga sulit melawan Spanyol dan Portugal. Singa Atlas lebih difavoritkan di sini karena skuad mereka yang berisi sejumlah gelandang berbakat, bek tengah Juventus, dan pemain muda yang sedang dalam performa luar biasa.