Site icon Gilabola.com

Laga Penuh Kontroversi, Lazio Melaju ke Final Coppa Italia Usai Kalahkan Atalanta

Motta Jadi Penentu Kemenangan Lazio di Coppa Italia

Pertandingan antara Atalanta melawan Lazio berakhir imbang 1-1 dalam waktu normal, sebelum ditentukan lewat adu penalti yang menegangkan. Laga ini memastikan tim berjuluk Aquile melangkah ke final Coppa Italia.

Gol baru tercipta di menit ke-84 melalui Alessio Romagnoli untuk tim tamu, sebelum Mario Pasalic menyamakan kedudukan dua menit berselang.

Pertandingan Ketat Sejak Awal

Setelah hasil imbang 2-2 di leg pertama, kedua tim kembali bermain hati-hati dalam 45 menit awal. Tuan rumah lebih banyak menguasai bola dan beberapa kali menciptakan ancaman.

Namun, lini belakang tim ibu kota tampil solid. Mario Gila menjadi sosok penting dengan beberapa intervensi krusial, termasuk menghentikan peluang emas Nikola Krstovic serta memblok tembakan jarak dekat Nicola Zalewski.

Di sisi lain, peluang terbaik tim tamu terjadi pada menit ke-27. Matteo Cancellieri mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti, tetapi usahanya masih mampu dibendung lini pertahanan lawan.

VAR Batalkan Gol Krusial

Memasuki babak kedua, tekanan dari kubu Bergamo meningkat. Kesalahan Patric hampir berbuah gol saat Charles De Ketelaere memberikan umpan terobosan kepada Krstovic, tetapi kiper Edoardo Motta sigap menghalau.

Situasi semakin panas ketika Ederson sempat mencetak gol dari jarak dekat. Namun, VAR memanggil wasit untuk meninjau ulang. Keputusan akhir menyatakan terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang, sehingga gol tersebut dianulir.

Dua Gol Cepat Penentu Drama

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-84. Berawal dari sepak pojok Mattia Zaccagni, Alessio Romagnoli sukses mencetak gol dengan penyelesaian akurat.

Namun keunggulan tersebut hanya bertahan singkat. Dua menit kemudian, Mario Pasalic menyamakan skor melalui tembakan rendah yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan.

Di masa tambahan waktu, Gianluca Scamacca hampir menjadi penentu kemenangan, tetapi penyelamatan gemilang Motta menggagalkan peluang tersebut dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Gol Dianulir Lagi di Extra Time

Babak tambahan berlangsung minim peluang. Sempat terjadi momen ketika Giacomo Raspadori mencetak gol pada menit ke-96, tetapi kembali dianulir oleh VAR karena offside.

Peluang terakhir hadir dari Romagnoli, namun ia gagal menyambut umpan bola mati, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Motta Jadi Pahlawan di Adu Penalti

Dalam babak tos-tosan, Edoardo Motta tampil luar biasa dengan menggagalkan empat eksekusi penalti lawan.

Raspadori sempat membuka keunggulan, tetapi penyelamatan demi penyelamatan dari Motta membuat situasi berbalik. Gol dari Gustav Isaksen dan Kenneth Taylor memastikan kemenangan timnya.

Kiper berusia 21 tahun tersebut akhirnya membawa timnya lolos ke final melawan Inter Milan, sekaligus menjaga peluang mereka tetap hidup.

Hasil Adu Penalti

Susunan Pemain

Atalanta (3-4-2-1): Carnesecchi; Scalvini (menit 93 Ahanor), Djimsiti, Kolasinac (menit 71 Kossounou); Zappacosta, De Roon (menit 71 Pasalic), Ederson, Bernasconi (menit 55 Bellanova); De Ketelaere, Zalewski (menit 71 Raspadori); Krstovic (menit 89 Scamacca).

Lazio (4-3-3): Motta; Marusic (menit 67 Lazzari), Gila (menit 77 Provstgaard), Romagnoli, Nuno Tavares; Basic (menit 77 Dele-Bashiru), Patric (menit 84 Cataldi), Taylor; Cancellieri (menit 67 Isaksen), Noslin, Zaccagni (menit 102 Pedro).

Exit mobile version