Lazio di Final Coppa Italia Diselamatkan Pemain Argentina 24 Tahun Ini

Lazio di Final Coppa Italia Diselamatkan Pemain Argentina 24 Tahun Ini

Lazio merebut trofi Coppa Italia hari Kamis (16/5) berkat jasa pemain Argentina 24 tahun ini yang berlari setengah lapangan seorang diri.

Skor sudah 1-0 untuk keunggulan Le Aquile atas Atalanta saat final Coppa Italia hari Kamis memasuki menit-menit terakhir pertandingan di Stadio Olimpico. Sebelum gol pertama tadi, situasi benar-benar berat sebelah dengan dua tembakan on target dicatatkan oleh Atalanta dan nol oleh Lazio. Faktanya, La Dea justru tampil lebih baik nyaris selama 80 menit permainan final ini sebelum dua gol Lazio menenggelamkan Atalanta.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Setelah gol pertama oleh Sergej Milinkovic-Savic, masih ada satu peluang emas terjadi pada menit 86 untuk Biancocelesti. Namun gol yang membunuh permainan terjadi pada detik-detik terakhir pertandingan. Saat itu semua pemain outfield Gli Orobici tengah maju semua ke depan guna mencari gol penyama skor. Satu serangan La Dea berhasil dipatahkan di dalam kotak penalti dan bola dengan cepat dikirim dengan tendangan jarak jauh ke depan, ke arah Joaquin Correa.

Pemain Argentina itu berlari cepat untuk menjemput bola sebelum menggiringnya ke dekat kotak penalti. Sepesekian detik ia menunggu rekan-rekannya sesama pemain Le Aquile untuk masuk tapi tak satu pun, jadi ia memutuskan mungkin hal terbaik yang pernah diambilnya, menyerang sendirian. Ia dengan cepat menggeser bola mendekati gawang lawan sebelum memutari kiper Pierluigi Gollini yang malang serta mengarahkan bola ke gawang yang kosong. Lihat aksinya.

Dan seperti bisa Anda lihat dari cuplikan gol di atas, gol pertama dicetak melalui sebuah sepak pojok. Pemain Serbia Sergej Milinkovic-Savic baru saja masuk sebagai pemain pengganti beberapa belas detik lalu saat ia melompat paling tinggi guna menanduk bola ke gawang La Dea.

Hasil ini bukan saja memberi Lazio sebuah trofi piala domestik tapi juga sebuah tempat di penyisihan grup Liga Europa musim depan, sebuah prestasi tersendiri karena jika melihat posisi klasemen, Biancocelesti kemungkinan besar akan mengakhiri musim di urutan kedelapan, di luar zona Eropa. Ini merupakan kali ketujuh Lazio berhasil memenangkan trofi Coppa Italia sepanjang sejarah mereka.