Leonardo Sebut Pemain PSG Kehilangan Akal Sehat, Salahkan Jadwal Liga

Leonardo Sebut Pemain PSG Kehilangan Akal Sehat, Salahkan Jadwal Liga

Gilabola.com – Direktur olahraga PSG Leonardo tak ingin membela kesalahan timnya, menyebut para pemainnya “kehilangan akal sehat”, selama perkelahian sengit dalam bigmatch lawan Marseille, Senin (14/9). Tapi Leonardo menyalahkan Le Classique yang terlalu awal.

Sepanjang pertandingan, wasit Jerome Brisard mengeluarkan hingga 14 kartu kuning dan lima kartu merah untuk pemain dari kedua tim, saat juara bertahan Ligue 1 harus menelan dua kekalahan beruntun pada dua laga perdana mereka.

Bintang PSG Neymar termasuk di antara pemain yang mendapat kartu merah pada masa injury time saat bintang Brasil itu memukul bagian belakang kepala Alvaro Gonzalez dan menuding bek Marseille itu melontarkan ucapan rasis saat ia dikeluarkan wasit dari lapangan Parc des Princes.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Bahkan penyerang 28 tahun itu mengatakan bahwa dirinya menyesal tidak menjotos atau memukul muka bek Spanyol berusia 30 tahun itu, meski mantan pemain Espanyol dan Villarreal membela diri bahwa dia sama sekali tak berkata rasis kepada eks Barcelona itu.

Direktur olahraga PSG Leonardo memilih untuk tidak mengomentari tuduhan bintang Brasil itu, justru mengkritik sikap para pemainnya yang menurutnya sudah lepas kendali sembari akan mengadakan pembicaraan dengan mereka.

“Perkelahian antar pemain dari kedua tim ini sangat serius. Kami akan menyelesaikannya secara internal, kami akan berbicara dengan para pemain kami,” kata Leonardo kepada Telefoot pasca pertandingan. “Kami (para pemain) sudah kehilangan akal sehat kami.”

Selain mengkritik sikap para pemainnya, Leonardo juga menyalahkan pengaturan jadwal Ligue 1, mengatakan bahwa menempatkan laga sebesar dan sesengit Paris Saint-Germain vs Marseille di awal musim adalah tindakan ceroboh dan tak masuk akal.

“Empat belas kuning dan lima kartu merah berarti permainan ini benar-benar di luar kendali, saya tidak akan membela perilaku yang tidak bisa dipertahankan,” tambah Leonardo. “Saya tidak mengerti. Mengapa laga Le Classique dijadwalkan pada matchday ketiga? Tidak ada pemain yang 100 persen fit dalam kondisi tersebut.”