Liga Argentina Bersiap Sambut Investasi Asing

Klub-klub sepakbola di Argentina akan merintis dibukanya investor asing seperti halnya di Eropa, meskipun mereka masih harus lakukan pemungutan suara untuk lancarkan upaya tersebut.

Gilabola.com – Klub-klub yang tergabung dalam Liga Argentina akan bertemu dan berikan suaranya, bulan depan, untuk izinkan atau menolak masuknya investasi asing.

Tim-tim sepakbola di kasta teratas Liga Argentina bersiap mengubah aturan kepemilikan yang memungkinkan klub menerima investasi dari luar negeri. Demikian pernyataan resmi Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA), Kamis (18/10).

Pemungutan suara untuk mengubah aturan ini akan diadakan pada 29 November mendatang. Sebuah perubahan akan memungkinkan investor-investor lokal dan asing untuk menginvestasikan dana mereka ke klub, seperti yang terjadi di Eropa dan negara-negara Amerika Selatan lainnya.

Tim-tim terkenal Argentina seperti Boca Juniors, River Plate dan San Lorenzo, saat ini merupakan klub yang dimiliki penggemar. Para anggotanya membayar biaya bulanan untuk membantu membiayai klub.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Model kepemilikan seperti itu memberi para penggemar suara dalam menentukan kebijakan klub dengan memilih presiden dan pejabat lainnya, tapi menghambat investasi dan telah membuat banyak tim papan atas memiliki utang yang sangat besar, yang kebanyakan dipakai untuk datangkan pemain bintang.

“Kami perlu mengadakan pemungutan suara, karena ini kenyataan yang kami hadapi,” kata Presiden AFA, Claudio Tapia, saat mengumumkan langkah kontroversial tersebut.

“Untuk beberapa orang itu menjadi suatu keharusan, bagi yang lain itu tidak,” tambahnya.

Sejumlah Klub Liga Argentina Tolak Investor Asing

Langkah ini mendapat dukungan presiden reformis Argentina, Mauricio Macri, yang juga merupakan presiden Boca Juniors antara tahun 1995 dan 2008.

Meskipun Boca mendukung perubahan tersebut, sejumlah tim top lainnya yang mencakup River Plate, Racing, Independiente dan Velez Sarsfield telah menyatakan keberatan atas proposal tersebut.

Perwakilan dari 22 klub Divisi Utama dan 21 klub di divisi yang lebih rendah telah diundang untuk memberikan suara mereka di forum pada November mendatang.

“Jika klub ingin menjadikan diri mereka sebagai klub yang sahamnya dimiliki oleh publik, maka mereka tidak boleh dilarang melakukan itu. Hal seperti itu lebih transparan,” kata Fernando Marin, pejabat kantor presiden Argentina, kepada Reuters.

Real Madrid dan Barcelona di Liga Spanyol menjadi klub-klub yang juga dimiliki para suporter mereka. Tapi mereka memiliki dana ekstra besar untuk merekrut pemain baru. Capres baru klub biasanya berlomba-lomba mengkampanyekan hal-hal yang populer di mata suporter guna meraih suara pendukung dalam pemilihan presiden klub.