Liga Champions Ditunda Gegara Liga Super Eropa & PSG Dinobatkan Jadi Juara?

Gila Bola – 18 April 2021 waktu Eropa menjadi hari bersejarah bagi sepak bola usai Liga Super Eropa akhirnya merilis pernyataan resmi, dengan ada setidaknya 12 klub yang sudah setuju mendaftar untuk membikin liga baru khusus para tim elit.

Nah seturut dengan ramainya pemberitaan seputar berdirinya Liga Super Eropa ini, kemudian muncul laporan dari berbagai media, utamanya bersumber dari Rob Harris dari AP bahwa Liga Champions dan Liga Europa bakal ditunda sementara.

Hal ini lantaran sebagian dari peserta semifinal merupakan klub-klub yang masuk dalam 12 keanggotaan Liga Super Eropa, yaitu Chelsea, Manchester City, dan Real Madrid (Liga Champions) dan Manchester United serta Arsenal (Liga Europa).

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Bahkan laporan lebih lanjut ada kabar burung yang juga mengklaim bahwa Paris Saint-Germain bisa dianugerahi gelar juara Liga Champions, sementara di Liga Europa akan langsung mempertemukan Villarreal vs AS Roma di partai final, benarkah demikian?

Menurut penelusuran dari situs resmi UEFA, tidak ada laporan semacam ini yang menyebutkan bahwa Liga Champions dan Liga Europa bakal ditunda, seperti yang diklaim dalam laporan Rob Harris dari AP. Laga Liga Champions dan Liga Europa akan tetap digelar sesuai jadwal. Tidak ada media kredibel yang juga memberikan seputar pemberhentian sementara dua kompetisi antarklub tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Liga Super Eropa sudah resmi mengumumkan diri dengan 12 anggota yang meliputi Manchester United, Liverpool, Chelsea, Manchester City, Arsenal, Tottenham Hotspur, Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.

Pengumuman ini langsung mendapatkan reaksi keras dari UEFA dan FIFA, dengan mereka mengancam akan menghukum keras ke-12 klub yang terlibat dalam Liga Super Eropa, bekerjasama dengan pihak Serie A, Premier League, dan La Liga untuk mengusir mereka dari kompetisi domestik, tidak melibatkan mereka di Liga Champions dan Liga Europa, serta para pemain yang terlibat tidak akan diperkenankan untuk bermain di level internasional, seperti Piala Eropa dan Piala Dunia.