Liga Prancis di Ambang Badai Klub-klub Pada Bangkrut

Liga Prancis Diambang Badai Klub-klub Pada Bangkrut

Gilabola.com – Liga Prancis kini diambang badai klub-klub pada mengalami kebangkrutan. Bukan hanya satu, namun sampai setengah dari jumlah keseluruhan.

Liga Prancis kemarin diramaikan oleh kabar PSG mulai pembicaraan dengan Allegri untuk menggantikan Tuchel. Kini salah satu gelaran besar di Eropa yang sudah dilaksanakan sejak 90 tahun lalu itu mulai diramaikan kabar akan ditinggal klub-klub peserta mereka yang diambang tumbang satu persatu.

Hal ini disampaikan oleh Presiden grup perwakilan klub-klub Ligue 1, Bernard Caiazzo. Ia juga menyatakan jika gelaran bola di negaranya sebaiknya dimulai lagi setidaknya pada tanggal 15 Juni mendatang.

Ia meminta bantuan suntikan dana dari pihak terkait agar klub-klub tersebut dapat bertahan dari ancaman kebangkrutan. Jika tidak mendapatkan pemasukan dalam waktu 6 bulan, banyak klub Ligue 1 yang akan gulung tikar.

Semua klub di gelaran Liga Prancis ingin Liga tetap dilaksanakan

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Bernard sekalian membeberkan betapa 5 gelaran besar Eropa sudah merugi hingga milyaran Euro, saat gelaran di Prancis telah mencapai angka 500 hingga 600 juta. Ligue 1 sendiri telah dibekukan pada 13 Maret silam dan Bernard menegaskan jika semua klub tidak akan bertanding lagi setidaknya sampai kurva jumlah korban yang terpapar wabah mulai mendatar.

Meski begitu mereka tetap masih ingin menyelesaikan musim jika semuanya bisa cepat membaik dan keuangan setiap klub masih bisa bertahan saat situasi membaik. Bernard ingin negara atau instansi yang terkait mau membantu keuangan klub-klub Ligue 1 selama mereka berusaha bertahan.

Kondisi di negara pusat mode itu sendiri hingga kini memang belum membaik. Masyarakat masih harus berdiam diri di rumah masing-masing untuk menghambat penyebaran sang wabah.

Semua yang ingin keluar rumah wajib punya surat peryataan khusus yang bisa di print melalui situs pemerintah mereka. Surat itu berisi pernyataan alasan perjalanan mereka kenapa harus dilakukan.

Denda 135 Euro atau 2.5 juta Rupiah akan langsung dijatuhkan jika ada masyarakat yang berkeliaran tanpa membawa surat khusus tersebut. Jelas bukan jumlah yang sedikit untuk dikeluarkan saat kondisi ekonomi mereka lagi ikut terdampak.