Lihat Komentar Sombong Antonio Conte Usai Inter Habisi Shakhtar 5-0

Lihat Komentar Sombong Antonio Conte Usai Inter Habisi Shakhtar 5-0

Gilabola.com – Antonio Conte terlihat sangat sombong saat mengklaim bahwa Inter Milan berhasil menjadikan Shakhtar Donetsk terlihat “tidak sekuat biasanya” usai mengalahkan mereka dengan skor 5-0 pada semi final Liga Europa, Selasa (18/8), tapi buru-buru menambahkan bahwa tim itu sebenarnya sangat berkualitas dan berbakat.

Kendati hanya menguasai 37 persen bola, namun urutan kedua Serie A Italia itu sangat efektif di depan gawang, menjadikan skor 5-0 tersebut sebagai margin kemenangan terbesar yang pernah ada dalam sejarah semi final UEFA Cup atau Liga Europa. Ini juga sekaligus menjadi kekalahan terburuk Shakhtar Donetsk setelah kekalahan 0-6 dari Manchester City pada ajang Liga Champions, November 2018.

Kemenangan Inter 5-0 atas juara Ukraina tersebut menjadi kemenangan terbesar pada empat besar kompetisi kedua UEFA itu sejak AC Milan mengalahkan Real Madrid dengan skor sama pada Piala Eropa 1988/1989.

Pada jumpa pers pasca pertandingan manajer Italia Antonio Conte mengatakan anak asuhannya berhasil menjadikan Shakhtar Donetsk terlihat “biasa saja”, sembari memuji kinerja timnya yang disebutnya luar biasa.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya pikir kami mencapai final setelah bermain melawan tim yang kami buat terlihat tidak sekuat biasanya, tapi Shakhtar memiliki banyak pemain berbakat dan kami menghentikan permainan mereka dengan menekan di seantero lapangan,” ujar pelatih berusia 51 tahun itu kepada Sky Sport Italia.

“Mereka sebenarnya sangat baik dalam melakukan passing, juga kecepatan, tapi kami berhasil memaksa mereka untuk bertahan, yang kami tahu betul bahwa mereka tidak sejago itu [dalam bertahan] seperti saat mereka menguasai dominasi atas bola.”

“Kami bermain dengan keberanian, memiliki rencana permainan yang tepat, memainkan sepak bola Eropa dengan cara yang benar dan para pemain berhak mendapatkan semua pujian. Itu adalah kinerja yang luar biasa dan kami membuat Shakhtar terlihat biasa-biasa saja.”

Inter Milan kini menjadi klub Italia pertama yang mencapai final Liga Europa atau Piala UEFA sejak Parma melakukannya pada 1999, tetapi mereka akan berhadapan dengan juara lima kali kompetisi ini, Sevilla. Nerazzurri kini menjadi satu-satunya wakil yang bisa menyelamatkan wajah sepak bola Italia pada kompetisi Eropa musim ini setelah Juventus dan Atalanta sama-sama tersingkir pada ajang Liga Champions.

Jika Antonio Conte yang sombong namun berhati-hati ini berhasil membawa Inter meraih juara pada final Europa League hari Sabtu 22 Agustus nanti maka ini menjadi trofi pertama Nerazzurri dalam 10 tahun terakhir. Sebuah keberhasilan meraih trofi akan menyebabkan Conte menjadi pahlawan di mata pendukung Inter.