Lima Pemain Inter Paling Layak Naik Gaji Usai Kalahkan Shakhtar

Lima Pemain Inter Paling Layak Naik Gaji Usai Kalahkan Shakhtar

Gilabola.com – Ada lima pemain Inter Milan yang layak dinaikkan gajinya usai kemenangan telak 5-0 atas Shakhtar Donetsk pada partai semifinal Liga Europa, Selasa (18/8) dinihari. Dua dari lima itu menyebabkan tim lain gigit jari.

Inter Milan secara perkasa lolos ke partai final Liga Europa usai mengalahkan Shakhtar Donetsk 5-0 pada pertandingan semifinal satu leg, Selasa (18/8) dini hari di Merkur-Spiel Arena di Duesseldorf Jerman.

Anak-anak Antonio Conte membiarkan para pemain Shakhtar Donetsk mendominasi bola sampai 63 persen, meredam serangan-serangan mereka secara sabar dengan hanya satu tembakan on target. Setiap kali lawan menguasai bola, para pemain Inter mundur ke belakang dengan delapan pemain outfield menguasai area penalti dan pasukan Luis Castro kehabisan akal dalam menerobos pertahanan khas Conte tersebut.

Kegagalan Shakhtar Donetsk melepaskan serangan dihukum secara kejam dengan empat gol di babak kedua setelah Lautaro Martinez membuka gol akibat kesalahan kapten Andriy Pyatov pada babak pertama. Gol Romelu Lukaku yang menjadi gol kelima Inter tampil menonjol karena dilakukan dengan menggiring bola sepanjang setengah lapangan Shakhtar.

  • Samir Handanovic 7: Menyelamatkan peluang jarak dekat Junior Moraes saat skor masih 1-0, mencegah Shakhtar menyamakan kedudukan.
  • Alessandro Bastoni 7: Secara konsisten mampu dengan baik membawa bola keluar dari belakang, sesekali menunjukkan kebolehannya mengirim umpan silang akurat.
  • Stefan de Vrij 8: Memiliki penguasaan bola yang handal dan solid di pertahanan, sulit dikalahkan dalam duel-duel udara. Stefan de Vrij menutup malamnya dengan umpan terobosan yang berbuah pada gol terakhir Romelu Lukaku.
  • Diego Godin 7: Menampilkan karakter yang solid dan terorganisir. Diego Godin memanfaatkan pengalaman panjangnya untuk bermain secara taktis dan menghindari lawan mengeksploitasinya dengan kecepatan.
  • Ashley Young 6: Terkadang koneksi Man Utd dengan Romelu Lukaku terlihat, mampu menemukan penyerang Belgia itu dengan umpan cerdiknya dari kedalaman lapangan. Umpan silangnya juga berbahaya.
  • Danilo D’Ambrosio 8: Terus maju dan mundur tanpa kenal lelah. Menggandakan keunggulan timnya lewat sundulan dari situasi sepak pojok.
  • Nicolo Barella 8: Energik dan lincah, dan selalu berperan utama dari setiap pergerakan maju Inter. Memamerkan keterampilan yang luar biasa dan umpan silangnya mampu disambut Lautaro Martinez untuk membuka keunggulan Inter.
  • Marcelo Brozovic 7: Sangat baik dalam peran gelandang jangkar dan melindungi tiga bek sejajar. Kiriman sepak pojoknya menghasilkan gol kedua Inter oleh sundulan Danilo D’Ambrosio.
  • Roberto Gagliardini 6: Sangat nyaman dalam menguasai bola dan disiplin dalam permainan, menjadi penghubung permainan di lini tengah.
  • Lautaro Martinez 10: Menunjukkan kualitas lengkap sebagai penyerang elit dunia di usia muda. Sundulan mantap, penyelesaian kaki kanan yang dingin, lihai dalam membuka ruang dan menyempurnakan dua golnya dengan assist cerdik kepada Romelu Lukaku untuk gol keempat Inter.
  • Romelu Lukaku 9: Mengirim pesan kepada mantan klubnya Manchester United tentang apa yang hilang dari skuad mereka saat ini, striker insting gol murni! Lukaku menunjukkannya malam ini. Penyelesaian tenang untuk gol pertamanya membuktikan naluri golnya yang tinggi, sebelum menerima bola di garis setengah lapangan dari Stefan de Vrij, melakukan akselerasi mengagumkan ke kotak penalti dan diakhiri dengan finishing brilian melalui kolong Andriy Pyatov untuk mencetak gol keduanya. Penyerang Belgia itu juga menghasilkan 4 umpan kunci.
  • Cristiano Biraghi 5: Melanjutkan pekerjaan Young, namun jarang terlibat dengan bola. Cuma tiga umpan padahal sudah bermain sejak menit ke-66.
  • Victor Moses 5: Hanya seperti pengganti tak penting ketika timnya sudah unggul nyaman 4-0.
  • Christian Eriksen 5: Sedikit lebih banyak terlibat dalam permainan, masuk bersama Victor Moses.
  • Stefano Sensi -/- Baru masuk menit ke-85.
  • Sebastiano Esposito -/- Dimasukkan ketika laga sudah 5-0 bagi Inter dan memiliki satu kesempatan menambahkan gol bagi timnya, namun sayang gagal.