Lionel Messi Cedera Lutut, Absen Bela PSG di Kandang Metz

Gilabola.com – PSG akan bertanding tanpa Lionel Messi di kandang Metz, Kamis (23/9) dini hari, karena mengalami cedera lutut.

Itu pula alasan yang diungkapkan Mauricio Pochettino saat ia mengambil keputusan untuk menarik keluar peraih enam Ballon d’Or tersebut di laga melawan Lyon pada akhir pekan lalu.

Megabintang asal Argentina itu kemudian jalani pemindaian pada hari Selasa (21/9) waktu setempat, setelah ia alami masalah pada lutut kirinya di pertandingan yang dimenangkan Les Parisiens atas Lyon, 2-1, tersebut. Hasil scan menunjukkan adanya tanda-tanda memar pada tulang lututnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Di laga itu, Messi kemudian digantikan Achraf Hakimi, seorang full-back, setelah laga melawan Lyon tersebut berjalan 76 menit. Laga melawan Lyon tersebut menjadi penampilan perdananya di kandang, sejak ia datang ke PSG dari Barcelona.

Pemain berusia 34 tahun itu dikabarkan menolak berjabat tangan dengan Pochettino, saat dia melewati sang pelatih di area teknis klub Paris tersebut. Namun mantan pelatih Tottenham Hotspur itu kemudian membela keputusannya untuk menarik keluar Messi, tanpa mengungkapkan kondisi cedera yang dialaminya.

Pochettino hanya mengatakan, masalah kebugaran Messi menjadi alasan mengapa ia menarik keluar La Pulga di saat kedudukan kedua tim masih imbang 1-1. “Di pinggir lapangan, kami mengamati para pemain, melihat apa yang terjadi selama pertandingan, dan kami melihat Leo sedang mengamati lututnya,” tandas Pochettino, seperti dilansir France 24.

“Kami senang dengan cara dia bermain. Dia bermain sangat bagus di babak pertama, satu-satunya yang hilang adalah golnya. Dia bermain selama 76 menit, dan dengan semua informasi yang kami miliki kami putuskan untuk menariknya,” tambah pelatih PSG berusia 49 tahun itu, yang mengaku menerima bahwa mengganti pemain sekaliber Messi tentu akan mengejutkan para pengamat sepak bola.

“Hal itu tidak mengejutkan saya, tapi kami selalu prioritaskan kesejahteraan pemain, dalam hal ini kami pikir itulah keputusan terbaik baginya. Semua juara hebat selalu ingin berada di lapangan, dan itu bisa dimengerti,” ujarnya.

Raksasa Ligue 1 itu kemudian menang lewat gol sundulan Mauro Icardi di menit terakhir, dan Les Parisiens amankan poin sempurna atas lawan beratnya itu. Kemenangan ini membuat skuad Pochettino sukses amankan enam kemenangan dalam enam laga di Ligue 1 musim ini. Kemenangan ini juga membuat mereka unggul lima poin dari tim peringkat dua, Marseille, walau telah mainkan satu pertandingan lebih banyak.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO