Lionel Messi Lebih Prioritaskan Barcelona Ketimbang Timnas Argentina

Lionel Messi, Timnas Argentina

Gilabola.com – Direktur Timnas Argentina Cesar Luis Menotti mengatakan Lionel Messi lebih senang meraih kesuksesan dengan Barcelona ketimbang bersama negaranya dan lebih suka memenangkan Liga Champions daripada trofi internasional.

Menjelang gelaran Copa America 2019, Menotti mengatakan dia yakin Lionel Messi tetap senang bermain dengan Timnas Argentina tetapi mengisyaratkan bahwa penyerang berusia 31 tahun itu akan memprioritaskan untuk memenangkan trofi utama bersama klubnya:

“Tidak akan berakibat apapun pada dirinya (Messi) untuk mengatakan bahwa jempol kakinya sakit jika dia tidak meginginkannya, tetapi jika dia bermain bersama kami itu karena dia senang melakukannya.”

“Saya tidak berpikir ada orang yang ingin menang lebih dari apa yang Messi inginkan bersama Timnas Argentina. Jika memang ada, saya belum berbicara dengannya.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

“Tapi saya yakin jika Anda bertanya kepada Messi apakah dia lebih suka menjadi juara bersama Argentina atau memenangkan Liga Champions, dia akan mengatakan Liga Champions.”

Ini adalah komentar yang aneh dari Menotti tiga minggu sebelum Copa America berlangsung. Turnamen itu dimulai pada 14 Juni, dan La Albiceleste berharap untuk mengakhiri puasa gelar mereka setelah dua kali berturut-turut mejadi runner-up di Copa America setelah dikalahkan Chile di babak final pada tahun 2015 dan 2016.

Messi hanya tampil di salah satu dari delapan pertandingan terakhir negaranya (semuanya pertandingan persahabatan) tetapi disebut dalam skuad pelatih Lionel Scaloni yang akan bermain di Copa America 2019 di Brasil:

Pemain berusia 31 tahun itu telah memenangkan Liga Champions empat kali bersama Barcelona, ​​memiliki 10 gelar La Liga dan bisa meraih trofi ketujuh Copa del Rey jika Blaugrana mengalahkan Valencia di final pada hari Minggu (26/5).

Namun, prestasi terbesarnya di panggung internasional hanyalah menjadi peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, finish kedua di Piala Dunia 2014 dan tiga kali runner-up di Copa America.

Dua kekalahan berturut-turut lewat adu penalti berturut-turut Argentina atas Chile di Copa membuat Messi mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional pada Juni 2016, meskipun ia kembali ke skuad La Albiceleste.

Menotti yang membawa Argentina ke Piala Dunia 1978, bisa jadi melontarkan komentarnya pada La Pulga yang telah mencetak 65 gol dalam 129 pertandingan untuk Argentina dalam upaya membangkitkan semangatnya menjelang Copa America pada bulan Juni.

Banyak yang akan berpendapat bahwa para pemain di sekitar Messi yang telah mencegahnya meniru kesuksesannya di klubnya pada kompetisi internasional.

Hanya pemain yang akan tahu apakah penilaian Menotti benar. Messi tidak mampu memimpin Argentina lolos dari babak 16 besar di Piala Dunia 2018, meskipun ia tidak diragukan lagi adalah pemain mereka yang paling impresif.

Ini akan menjadi kemenangan khusus jika Argentina bisa mengakhiri penantian 26 tahun mereka untuk menjuarai Copa America di Brasil, dengan Messi kembali menanggung beban negara di pundaknya untuk meraih sukses.