Liverpool Kena Sanksi Enteng, Marseille Terancam Dicoret dari Kompetisi Eropa

Berita Bola, Marseille, Liverpool
Gilabola.com - Liverpool terhindar dari sanksi keras UEFA atas kericuhan yang terjadi selama leg pertama semi final Liga Champions versus AS Roma. Kubu Marseille malah apes.

Gilabola.com – Liverpool terhindar dari sanksi keras UEFA atas kericuhan yang terjadi selama leg pertama semi final Liga Champions versus AS Roma. Kubu Marseille malah apes.

The Reds hanya diberikan denda sebesar Rp 135 juta atas insiden yang terjadi di bulan April silam kala menjamu Giallorossi. Liverpool dianggap bersalah atas terjadinya penyalaan kembang api, pelemparan mercon suar ke dalam lapangan dan kericuhan para penonton di Anfield.

Hukuman itu terbilang enteng dibanding yang dijatuhkan kepada Roma sebesar Rp 844 juta pada bulan lalu. Raksasa Italia itu pun tidak mendapatkan jatah tiket dua pertandingan tandang di kompetisi Eropa musim depan, dengan mereka terkena hukuman tersebut selama dua musim ke depan.

Hal ini dijatuhkan UEFA setelah sekumpulan suporter memukuli seorang fans Liverpool bernama Sean Cox sampai tidak sadarkan diri di luar Stadion Anfield jelang dimulainya laga.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Bukan hanya klub saja yang mendapatkan sanksi dan denda, Presiden Roma James Pallotta pun dilarang masuk ke dalam stadion setiap kali Roma bermain di kompetisi Eropa selama tiga bulan.

Ia mengkritik kinerja wasit yang menurutnya berat sebelah karena tidak memberikan penalti usai bek Liverpool Trent Alexander-Arnold melakukan handball pada leg kedua.

Sementara itu klub asal Perancis Marseille diberikan sanksi tegas dengan denda sebesar Rp 1,6 miliar atas kericuhan di laga-laga musim kemarin.

Mereka pun diancam tidak bisa terlibat di kompetisi Eropa andai terjadi keributan yang serupa dalam dua musim mendatang, dan pertandingan kandang Liga Europa musim depan harus dilakoni tanpa penonton.

Para suporter Les Olympiens menyebabkan kick-off laga RasenBallsport Leipzig vs FC Salzburg tertunda selama beberapa waktu.

OM pun diwajibkan membayar ganti rugi kepada sang rival, Olympique de Lyon atas pengrusakan Stadion Groupama oleh para suporternya, yang menjadi tempat perhelatan final Liga Europa melawan Atletico Madrid.