Luis Milla Jelaskan Kenapa Bisa Dikalahkan Timnas Islandia

Luis Milla, pelatih Timnas U-23.
Luis Milla, pelatih Timnas U-23.

Gilabola.com – Luis Milla telah menjelaskan kenapa Timnas Indonesia bisa sampai dikalahkan oleh kubu Timnas Islandia. Apakah penyebabnya?

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, memang telah menjelaskan penyebab kekalahan skuad besutan dirinya dari Timnas Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu (14/01/2018). Milla menjelaska jika stamina adalah yang jadi penyebab timnya bisa kalah.

Tim Merah Putih sendiri sudah sempat mengejutkan lewat gol yang dicetak oleh Ilham Udin Armayin. Apa daya, Timnas Indonesia harus gagal mempertahankannya dan harus habis-habisan dihantam empat gol dari lawan. Indonesia harus kalah dengan skor akhir mencapai angka 1-4.

Timnas Islandia yang bisa unggul stamina dan fisik mencetak tiga gol tambahan melalui terjangan Gudmundsson dengan dua gol dan Arnor Smarason. Luis Milla mengakui jika Indonesia memang sempat main bagus dari sektor sayap melalui Osvaldo Haay dan Febri Hariyadi di sana.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Saya masih senang melihat pemain bisa berkompetisi dengan baik. Fisik pemain mulai menurun di babak kedua, itu jelas sekali ya,” ujar Luis Milla setelah pertandingan.

“Pada dasarnya kami mau ada organisasi permainan dan setiap pemain harus bisa disiplin. Buat dua pemain sayap saya yang bermain bagus, kecepatan mereka juga bagus, pergantian posisi yang bagus dan wajar dilakukan. Itu bagian dari strategi agar lawan bisa terkejut. Osvaldo dan Febri merupakan pemain penting buat kedalaman skuad saya,” jelas Luis Milla.

Selanjutnya, semua pemain Indonesia akan melakukan pemusatan latihan setidaknya selama seminggu ke depan. Mereka semua akan berlatih di Lapangan ABC Senayan. Dua pemain Timnas Indonesia yang bermain di klub Selangor FA, Evan Dimas dan Ilham Udin juga akan ikutan.

“Kami akan lanjut pemusatan latihan selama seminggu ini, di sana ada Ilham dan Evan juga. Saya sudah berkordinasi dengan federasi. Kami jelas tidak mau ada masalah dengan klub, saya ingin keduanya menguntungkan, klub tidak merasa dirugikan,” pungkasnya.