Uruguay Seharusnya Bisa Menang 4-2 Atau 5-2 Atas Jepang

Luis Suarez Seharusnya Bisa Menang 4-2 Atau 5-2 Atas Samurai Biru

Timnas Uruguay seharusnya dengan mudah bisa menang 4-2 atau 5-2 atas Jepang pada laga Copa America hari Jumat (21/6).

Uruguay seharusnya bisa menang 4-2 atau 5-2 kalau dilihat dari jumlah peluang emas yang mereka dapatkan selama 90 menit pertandingan Copa America hari Jumat di Arena do Gremio, tapi nyatanya meski memiliki nama julukan La Celeste (si biru langit), Sang Langit tak mau berpihak pada mereka dan skor akhir adalah 2-2.

La Celeste menguasai pertandingan Grup C hari Jumat itu dengan dominasi bola mendekati 60% tapi mereka justru lebih dulu dikejutkan runner-up Piala Asia, Jepang, dengan gol menit 25 oleh pemain Kawasaki Frontale yang dibuang ke sana ke mari sebagai pemain pinjaman, Koji Miyoshi.

Berawal dari satu umpan panjang silang ke depan oleh Gaku Shibasaki, Miyoshi menggiring bola setengah lapangan sendirian. Saat nafasnya hampir putus dan semua pemain timnas Uruguay mengira ia akan mengoper bola ke satu rekannya di dalam kotak, ia malah melaju sedikit lagi dan dengan sisa-sisa tenaganya menjebol gawang Fernando Muslera di tiang dekat. Lihat cuplikannya di bawah ini. Perhatikan ia berlari menerjang lawan sepanjang setengah lapangan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Luis Suarez dan kawan-kawan boleh bernafas lega setelah wasit memberi penalti kontroversial pada menit 32, menyusul jatuhnya striker PSG Edinson Cavani di dalam kotak penalti. Wasit sebenarnya ragu-ragu mau kasih penalti ke pihak timnas Uruguay, berpikir lama sekali. Namun akhirnya penalti jatuh juga. Sang striker Barcelona mengambil penalti itu, mengarahkan ke pojok kanan bawah gawang Eiji Kawashima.

Sang Samurai Biru kembali mengejutkan si Langit Biru di awal babak kedua dengan satu serangan mereka. Coba tebak siapa pencetak golnya? Lagi-lagi Koji Miyoshi. Dalam satu serangan dari sisi kiri kotak penalti kiper Uruguay Fernando Muslera memblokir bola ke depan arah lari Miyoshi dan sebagai akibatnya itu seperti sebuah gol gratis untuk Jepang.

Beruntung ada Jose Gimenez. Pemain Atletico Madrid berusia 24 tahun ini datang sebagai penyelamat muka timnas Uruguay setelah menanduk bola pada sebuah situasi sepak pojok tak lama setelah gol kedua Miyoshi tadi.

Di luar gol-gol tadi, Luis Suarez dan kawan-kawan memiliki setidaknya tiga peluang emas, mungkin malah empat, yang seharusnya bisa mereka manfaatkan untuk meraih tiga poin atas Jepang. Satu di antaranya terjadi di babak pertama saat tendangan spekulatif sang striker Barcelona dari luar kotak menghantam sudut tiang gawang dan terbuang percuma.

Dua lainnya terjadi pada bagian akhir pertandingan di Arena do Gremio ini. Yang pertama pada menit 69 saat terjadi satu kekacauan di depan gawang Eiji Kawashima namun bola muntah yang disambar Caceres hanya melebar. Setelah itu menit 80 satu umpan dari Caceres ditanduk oleh Luis Suarez dan bola kembali memantul di tiang gawang. Namanya sih sudah membujuk dewa-dewa pemilik langit, La Celeste, namun mereka belum berkenan memberi berkahnya. Skor akhir 2-2 dan Uruguay menghuni puncak Grup C dengan hanya 4 poin saja.