Luka Modric Tak Peduli Ballon D’Or

Luka Modric Tak Peduli Ballon D’Or

Luka Modric mengaku tak terlalu peduli apakah dia akan memenangkan Ballon D’Or atau tidak. “Jika tidak [menang pun] tak ada yang akan berubah,” ungkapnya.

Bintang asal Kroasia, Luka Modric, dijagokan mengakhiri duopoli Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada penghargaan Ballon D’Or selama 10 tahun terakhir. Tapi Luka Modric menegaskan, dia benar-benar tak peduli apakah akan memenangkan Ballon D’Or 2018 atau tidak.

Tahun sensasional gelandang itu tercoreng pada Minggu (18/11) kemarin, saat Inggris berhasil bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk kalahkan Kroasia 2-1 dan mengirim mereka terdegradasi ke Liga B UEFA Nations League.

Jalani Musim yang Luar Biasa Bersama Klub dan Timnas

Meski demikian, kekalahan itu tak akan merusak tahun fantastisnya yang telah membuat Modric mengangkat trofi Liga Champions bersama Real Madrid, memandu Kroasia ke final Piala Dunia 2018, dan terpilih sebagai Pemain Terbaik atau Golden Ball untuk penampilannya yang luar biasa selama turnamen tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Dia terpilih sebagai Pemain Terbaik di FIFA The Best Award dan banyak yang harapkan Modric bisa patahkan duopoli satu dekade terakhir Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada penghargaan Ballon D’Or.

Namun, Modric tak terlalu peduli dengan penghargaan itu, mengklaim bahwa itu tidak akan mengubah apapun. “Kita nanti lihat. Saya merasa terhormat berada di kompetisi ini untuk penghargaan besar ini,” ujar Modric kepada talkSPORT.

“Jika itu [memenangkan Ballon D’Or] terjadi, tidak ada yang akan lebih bahagia dari saya. Tetapi kalau pun tidak, tidak akan ada yang berubah. Saya telah jalani tahun yang luar biasa,” tambahnya.

Bisa Terima Kekalahan Menyakitkan dari Inggris

Sang maestro Real Madrid itu mengakui, kekalahan di Wembley menjadi hal yang sulit diterimanya.

Sebenarnya sebuah hasil imbang melawan Inggris cukup untuk membuat Kroasia menghindari degradasi, tapi Harry Kane mencetak gol pada lima menit terakhir setelah Jesse Lingard batalkan keunggulan 1-0 Kroasia pada babak kedua yang diraih berkat gol Andrej Kramaric.

“Menyakitkan kalah seperti ini karena kami hanya selisih 10 menit dari kemenangan dan dua gol dari situasi tendangan bebas itu menyakitkan,” tambah Modric.

“Tapi itulah sepakbola dan selamat untuk Inggris. Saya berharap mereka mendapatkan yang terbaik di babak semi final. Saya tidak terkejut [dengan kekalahan ini]. Itulah sepakbola. Banyak hal bisa terjadi dalam satu pertandingan. Saya pikir mereka (Inggris) melakukannya dengan baik,” tandasnya.