Luka Modric Ungkap Pengaruh Mantan Bosnya

Luka Modric Ungkap Pengaruh Mantan Bosnya

Gilabola.com – Bintang Real Madrid Luka Modric telah mengungkapkan pengaruh mantan pelatihnya di Tottenham Hotspur, Harry Redknapp dalam kariernya.

Luka Modric mengakhiri dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Ballon d’Or dengan mengangkat penghargaan individual paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut untuk pertama kalinya dalam kariernya pada Senin malam.

Setelah menginspirasi Real Madrid meraih kemenangan ketiga berturut-turut di Liga Champions pada bulan Mei melawan Liverpool – dan membawa Kroasia ke final Piala Dunia melawan Prancis – Modric dianugerahi Ballon d’Or.

Cristiano Ronaldo berada di urutan kedua, sementara Messi di posisi kelima dengan Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe masuk empat besar.

Luka Modric terbantu karena perubahan posisi dari Harry Redknapp

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Dan Modric dengan cepat menyoroti dampak Redknapp – mantan pelatihnya di Tottenham – dalam kariernya.

“Perubahan posisi sangat membantu saya dalam karier saya,” kata Modric. “Saya dulu bermain lebih ofensif. Ketika saya bermain lebih ke belakang, saya bisa membaca permainan lebih baik dan menunjukkan kreativitas saya. Harry Redknapp membuat perubahan itu.”

Ketika menjelaskan perasaannya tentang memenangkan Ballon d’Or, Modric menambahkan: “Sulit untuk mengungkapkan emosi saya dan bagaimana perasaan saya dalam kata-kata. Ini adalah sesuatu yang unik untuk saya. Malam ini sangat istimewa. Saya sangat senang dapat berbagi momen ini dengan orang yang paling penting dalam hidup saya.”

“Mungkin di masa lalu ada beberapa pemain yang bisa memenangkan Ballon d’Or seperti Xavi atau Andres Iniesta, tetapi orang-orang akhirnya sekarang melihat orang lain.”

“Penghargaan ini untuk semua pemain yang mungkin pantas menang dan tidak. Ini adalah tahun yang sangat spesial bagi saya. Untuk memenangkan Liga Champions dan bermain di final Piala Dunia sebagai kapten adalah luar biasa dan akhirnya memenangkan ini (Ballon d’Or), sulit bagi saya untuk memilih mana yang lebih baik dari momen-momen spesial itu. Saya hanya ingin menikmatinya.”