Lukaku Mencetak Dua Gol Hebat, Sementara Man Utd Kesulitan Cetak Gol

Lukaku Mencetak Dua Gol Hebat, Sementara Man Utd Kesulitan Cetak Gol

Gila Bola – Kemarin Manchester United kesulitan mencetak gol tambahan atas Sevilla dalam kekalahan 2-1, sementara hari ini mantan striker Setan Merah Romelu Lukaku mencetak dua gol hebat dalam kemenangan Inter Milan 5-0 atas Shakhtar Donetsk.

Pasukan Antonio Conte melaju dengan penuh gaya pada pertandingan semi final Liga Europa, menang 5-0 atas tim asal Ukraina, Shakhtar Donetsk. Dua gol dilesakkan oleh Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku masing-masing, dengan satu gol lagi oleh Danilo d’Ambrosio.

Gol kedua Lukaku atau gol kelima Inter Milan tadi malam menjadi gol paling hebat yang terjadi pada pertandingan di Merkur-Spiel Arena di Duesseldorf, Jerman, itu. Menyambut sebuah umpan di garis setengah lapangan, Lukaku kemudian melakukan dribble bola sejauh setengah lapangan Shakhtar, mengalahkan kecepatan lari seorang pemain yang tidak akan melihat kembali cuplikan pertandingan tadi malam. Ia kemudian menembak melalu kolong kiper merangkap kapten tim Shakhtar, Andriy Pyatov.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Apa yang mungkin membuat Manchester United menyesal adalah, gol Lukaku tadi malam merupakan gol dalam 10 pertandingan secara berturut-turut di ajang Europa League. Itu merupakan sebuah rekor tersendiri di kompetisi tersebut. Belum pernah terjadi sebelumnya ada seorang pemain yang berhasil melesakkan gol pada 10 laga berurutan, meski lima pertandingan sebelum ini terjadi pada musim 2014/2015. Sementara itu pasukan Ole Gunnar Solskjaer kemarin terlihat kesulitan menambah golnya pada pertandingan semi final melawan Sevilla, setelah unggul cepat menit kesembilan melalui gol penalti Bruno Fernandes.

Perbedaan taktik yang diterapkan Solskjaer dan Conte membuat Lukaku seperti ikan menemukan air di Inter. Permainan penguasaan bola dan umpan-umpan jarak dekat yang diterapkan pelatih Norwegia itu menyulitkan Lukaku bermain. Ia lebih suka diberikan kebebasan untuk melakukan dribble bola sendirian sejauh setengah lapangan seperti yang terjadi pada gol kelima Inter tadi malam ke gawang Shakhtar Donetsk.

Romelu Lukaku merupakan pemain pertama yang dimintakan oleh Antonio Conte saat ia pada menjabat pelatih kepala Nerazzurri pada awal musim 2019/2020. Terbukti mantan pemain Manchester United itu menjadi pilihan yang tepat dengan koleksi 33 gol bagi Nerazzurri musim ini di semua kompetisi.

Sebenarnya ada dua lagi mantan pemain Setan Merah. Satu adalah Ashley Young yang kurang terdengar namanya tadi malam dan ditarik keluar pada menit 66, serta Alexis Sanchez yang tidak terpakai sama sekali.

berita bola liga inggris spanyol italia jerman indonesia