Malang Sarr Ungkap Momen Pinjaman di FC Porto

Gilabola.com – Bek Chelsea, Malang Sarr menyebutkan momen yang tak bisa dilupakannya ketika dipinjamkan ke FC Porto adalah bermain di Liga Champions.

Pemain sepak bola berusia 22 tahun merupakan jebolan akademi Nice, namun musim lalu klub papan atas Liga Inggris memutuskan memboyongnya ke klub sepak bola asal London Barat dengan status bebas transfer.

Malang Sarr juga mendapatkan kontrak jangka panjang di Chelsea sampai Juni 2025 mendatang. Namun, agar penampilannya semakin matang dan dengan banyaknya bek tengah yang dimiliki The Blues, ia harus dipinjamkan ke FC Porto musim 2020/21.

Advertisement

Bermain untuk klub papan atas Liga Portugal, sang bek juga mendapatkan kesempatan bermain di Liga Champions. Total ia bermain dalam 6 pertandingan. 4 di antaranya sebagai starter. Menariknya, ia juga mendapatkan kesempatan bermain kontra Juventus di 16 besar kompetisi benua biru. Pada saat itu, ia bermain dalam 58 menit di leg kedua sebagai pemain pengganti.

Bahkan lewat kontribusi Malang Sarr, FC Porto menang 3-2 lewat perpanjangan waktu. Dengan begitu, mereka lolos ke perempat final bertemu Chelsea dan sang bek hanya berada di bangku cadangan ketika bertemu dengan klub utamanya.

Meski demikian, sang pemain mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi Liga Champions.

Berbicara di situs resmi klub, Malang Sarr mengatakan bermain di Liga Champions merupakan tujuannya di sepak bola. Ia menyebutkan bisa mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi bergengsi sangat menyenangkan. Pasalnya, ia bisa bermain di level yang berbeda.

Malang Sarr juga menjelaskan jika dirinya senang bisa tampil cukup baik di Liga Champions. Menurutnya, di ajang bergengsi ia sangat puas dengan penampilan FC porto lantaran klub pinjamannya bisa bertahan dengan solid.

Sementara itu, musim lalu sang bek tampil dalam 19 pertandingan di semua kompetisi untuk FC Porto. 8 di antaranya di liga domestik.

Kini Malang Sarr telah kembali ke Chelsea dan siap membuktikan kualitasnya di bawah arahan Thomas Tuchel.