Man United Tinggalkan Ivan Perisic, Incar Raja Assist Eropa

Ivan Perisic - Inter Milan
Ivan Perisic - Inter Milan

Manchester United meninggalkan negosiasi kesepakatan untuk Ivan Perisic dan menghubungi agen raja assist Eropa sebagai gantinya.

Jose Mourinho siap untuk mengalihkan target transfernya ke bintang RB Leipzig, Emil Forsberg saat Manchester United mundur dalam perburuan jasa pemain sayap Inter Milan, Ivan Perisic.

Pelatih asal Portugal tersebut telah menjelaskan bahwa dia ingin mendatangkan gelandang baru dan pemain sayap kreatif musim panas ini, meski The Red Devils telah berjuang untuk menegosiasikan kesepakatan untuk target utama mereka.

Inter Milan bersikukuh tidak mau menurunkan harga untuk Perisic, La Beneamata menginginkan 50 juta pound (869 miliar rupiah) untuk jasanya, dan itu telah memaksa Setan Merah mundur dari kesepakatan dan mencari penggantinya di tempat lain.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sementara transfer untuk bintang Real Madrid, Gareth Bale telah diredam dalam beberapa hari ini, Calciomercato mengklaim Forsberg adalah pemain yang kini telah diincar Mourinho.

The Red Devils telah menghubungi agen playmaker asal Swedia itu untuk menanyakan kemungkinan transfer, MU mengenal agennya karena dia juga mewakili pemain yang mereka boyong musim panas ini, Victor Lindelof.

Forsberg kemungkinan akan memiliki label harga yang sama dengan Perisic mengingat dia telah menyumbangkan 27 assist di Bundesliga musim lalu dibandingkan dengan 19 assist untuk pemain asal Kroasia di Serie A.

Assist yang dicatatkan oleh pemain asal Swedia itu tidak hanya yang paling banyak di Bundesliga, tapi juga yang paling banyak di liga lima besar di Eropa, lebih satu assist dari yang dibukukan Kevin De Bruyne.

RB Leipzig, bagaimanapun juga akan sangat enggan untuk menjual, dengan Direktur Olahraga Leipzig, Ralf Rangnick sekali lagi menggarisbawahi keinginannya untuk mempertahankan baik Forsberg dan pemain incaran Liverpool, Naby Keita di klub.

“Seharusnya ada seseorang yang mengarahkan mereka ke arah yang benar,” kata Rangnick pada sebuah konvensi pelatihan di Bochum. “Kedua pemain itu sendiri bukanlah masalah di sini. Tapi orang-orang di sekeliling mereka.”

“Seluruh desa di Guinea atau seseorang dari agen mereka memberitahu para pemain mengapa mereka harus segera melakukan sesuatu. Saya tidak bisa menyalahkan para pemain.”

“Saya berharap mereka bermain untuk kami musim depan. Keduanya adalah pemain luar biasa yang membuat perbedaan bagi tim kami.”