Manchester City Sepi Penonton, Guardiola Kebingungan

Manchester City Sepi Penonton, Guardiola Kebingungan

Gilabola.com – Manchester City sepi penonton di laga Piala FA lawan Fulham. Pep Guardiola kebingungan dan bahas khusus masalah ini usai laga.

Manchester City dilaporkan The Sporting News bertading dengan sedikit suporter yang datang saat melawan Fulham. Pelatih mereka yang telah menyarankan penghapusan replay laga Piala FA, Pep Guardiola, kebingungan dan meminta semua fans untuk meningkatkan jumlah kehadiran mereka ke Stadion setelah laga kemenangan skor 4-0 di Piala FA.

Skuad Pep Guardiola sendiri hanya perlu sedikit berusaha saja saat mengalahkan lawan kali ini. Deretan gol mereka dihasilkan oleh Ilkay Gundogan di menit ke-8 (Penalti), Bernardo Silva di menit ke-19 dan Gabriel Jesus di menit ke-72 dan menit ke-75.

Hanya ada sedikit kerumunan suporter sejumlah 39.223 orang yang mendatangi Etihad Stadium. Jumlah itu kurang 15.000 fans dari laga kandang sebelumnya di ajang Premier League saat melawan Crystal Palace.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Jumlah itu ternyata tak luput dari perhatian Guardiola, yang langsung meminta para fans untuk menggelembungkan jumlah mereka untuk laga berikutnya. Mereka akan melawan Manchester United dan lawan yang satu ini tetap tidak boleh mereka remehkan.

“Hari ini stadion saya lihat tidak penuh. Saya tidak tahu juga kenapa bisa begitu,” ujar Guardiola dengan kebingungan.

Manchester City tak bisa lepas dari dukungan para suporter

“Hari Kamis besok adalah satu lagi kesempatan untuk kembali ke Wembley. Semoga saja semua fans kami bisa datang, ya lebih banyak lagilah daripada yang datang hari ini.”

“Semoga saja mereka bisa mendukung kami lebih kuat lagi dan membuat pertandingan yang lebih cerdas lagi untuk mencapai babak final. Tapi semua fans yang datang hari sudah luar biasalah.”

“Kami membutuhkan fans kami pada saat mencetak gol, kami memerlukan dukungan mereka. Kami tidak mungkin juga bermain sempurna selama 90 menit.”

“Di dalam 10 menit pertama kami tidak terlalu bagus. Kami kehilangan banyak bola. Kami tidak bermain dengan sederhana. Kami tidak terhubung lagi setelah istirahat babak pertama.”

“Pada saat masa-masa terburuk, kami memerlukan dukungan fans. Pada saat tim lawan sangat bagus, kami lebih perlu kehadiran dan dukungan para suporter,” pungkasnya.