Manchester United Bangga Dikalahkan Tim Sekuat Astana

Manchester United Bangga Dikalahkan Tim Sekuat Astana

Gilabola.com – Manchester United bangga dikalahkan tim sekuat Astana di laga Liga Europa. Meski kalah, namun reaksi tim dinilai Ole sudah bagus.

Ole Gunnar Solskjaer dilaporkan Metro News tetap optimis meskipun Manchester United secara mengejutkan kalah lawan Astana di Kazakhstan. Perjalanan sepanjang 6.000 mil ke itu menjadi perjalanan terjauh klub untuk laga Eropa, juga harus berhadapan dengan suhu beku di sekitar Nur-Sultan.

Suhunya sendiri masih jauh lebih hangat di dalam Astana Arena karena atap di mana tim muda Setan Merah cukup cerah. Astana berkembang setelah ditekan tim lawan mereka hingga menang mengejutkan.

“Jelas ada banyak hal positif dari laga tadi,” ujar Manajer Solskjaer. “Memang kami kecewa dengan hasil akhirnya, tapi saya pikir kami tetap saja memulai pertandingan dengan fantastis, tim kami mengambil kendali dari jalannya laga, sanggup juga mencetak gol yang ciamik.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Tanggapan kami setelah mereka mencetak dua gol juga baguslah. Tentu saja kecewa dengan waktu sepuluh menit, Anda bisa merasakan tekanan datang dari mereka. Kami tidak bisa mendapatkan bola seperti yang kami usahakan.”

“Saya rasa beberapa pemain muda yang saya bawa ke Kazakhstan mendapatkan keuntungan, karena mereka membutuhkan waktu bermain dan hari ini mereka mendapatkan rasa itu. Tetapi ada juga yang membuka peluang bagus untuk kami.”

Manchester United tidak kecewa pada permainan pemain muda mereka

“Kalian bisa melihat bagaimana cara kami mendominasi lini tengah di laga tadi. Saya pikir Dylan Levitt dan Jimmy (James Garner) kompak bermain bersama… Adalah bagus untuk melihat para pemain lapangan tengah terus mendominasi pertandingan,” lanjutnya lagi dengan bangga.

Susunan pemain yang diturunkan Ole, dengan rata-rata usia 22 tahun dan 26 hari, adalah yang termuda dalam kompetisi besar Eropa. D’Mani Bughail-Mellor, Largie Ramazani dan Ethan Galbraith membuat penampilan pertama mereka meski sebagai pemain pengganti di babak kedua, sementara Solskjaer ingin Bernard untuk mengingat hal positif saja setelah gol bunuh dirinya sendiri.

“Dia akan meningat momen itu dari laga debutnya, tapi saya ingin dia mengingat 92 menit yang lain atau setiap sentuhan lain yang ia lakukan, karena dia sudah bertahan dengan baik,” pungkas Ole.