Manchester United akan menjalani laga penting akhir pekan ini dalam kondisi yang tidak sepenuhnya ideal. Di tengah tren positif yang sedang dibangun, Setan Merah justru harus menghadapi satu persoalan yang bisa memengaruhi kekuatan tim. Ada beberapa nama penting yang dipastikan tak bisa tampil, sementara satu pemain lain masih berada dalam tanda tanya.
Situasi ini membuat laga melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford menjadi semakin menarik untuk disimak.
Dua Pemain Dipastikan Absen, Carrick Ungkap Kondisi Tim
Manchester United resmi memastikan bahwa Matthijs De Ligt dan Patrick Dorgu tidak akan bermain saat menjamu Tottenham pada Sabtu malam dalam lanjutan Liga Inggris.
Patrick Dorgu harus menepi cukup lama setelah mengalami cedera otot paha belakang saat United menang atas Arsenal. Cedera tersebut membuatnya diperkirakan absen sekitar dua bulan dan baru bisa kembali setelah jeda internasional bulan Maret.
Sementara itu, Matthijs De Ligt sudah menepi sejak akhir November lalu. Bek asal Belanda tersebut mengalami cedera punggung setelah kemenangan 2-1 atas Crystal Palace. Hingga kini, ia telah melewatkan 12 pertandingan berturut-turut dan belum sepenuhnya pulih.
Selain dua nama tersebut, Mason Mount juga sempat menimbulkan kekhawatiran. Ia absen saat United menghadapi Fulham karena mengalami cedera ringan dalam sesi latihan.
Namun, kondisi Mount tidak separah dua rekannya. Ia diperkirakan hanya membutuhkan waktu singkat untuk kembali merumput.
“Kemungkinan Mason lebih cepat kembali. Tidak terlalu lama lagi. De Ligt masih dalam proses pemulihan, pelan-pelan, tapi saat ini masih terlalu cepat untuk bermain,” ujar Michael Carrick dalam konferensi pers.
Tren Positif United Jadi Modal Utama
Meski diterpa masalah cedera, Manchester United tetap datang ke laga ini dengan rasa percaya diri tinggi. Di bawah arahan Michael Carrick, mereka berhasil meraih tiga kemenangan beruntun sejak ia dipercaya menjadi pelatih kepala.
Kemenangan dramatis atas Fulham pekan lalu menjadi bukti bahwa United sedang berada dalam fase yang positif. Carrick pun berharap timnya bisa memperpanjang rekor tersebut menjadi empat kemenangan berturut-turut.
Bagi Carrick, laga ini juga memiliki makna khusus. Tottenham merupakan mantan klubnya, sehingga pertandingan di Old Trafford nanti terasa lebih spesial.
Namun, ia menegaskan bahwa fokus utama tetap pada performa tim, bukan pada faktor emosional.
Tottenham Bukan Lawan Mudah
Carrick menyadari bahwa Tottenham akan menjadi ujian berat bagi timnya. Meski sempat mengalami banyak perubahan akibat cedera pemain, Spurs mulai menemukan kembali kekuatannya.
Menurut Carrick, Tottenham memiliki karakter permainan yang agresif, terutama di lini depan.
“Mereka membawa tantangan besar. Mereka punya penyerang-penyerang bagus yang suka menekan pertahanan, bermain cepat ke depan, dan aktif menyerang kotak penalti,” jelasnya.
Ia juga menyoroti bagaimana Tottenham mulai mendapatkan kembali beberapa pemain penting mereka, sehingga kekuatan tim semakin solid.
Meski demikian, Carrick meminta para pemainnya tetap rendah hati dan tidak terlena dengan hasil positif yang sudah diraih.
“Kami berada di posisi yang baik saat ini. Para pemain bekerja keras sepanjang pekan. Tapi kami harus tetap fokus dan tidak cepat puas. Yang terpenting adalah apa yang akan kami lakukan selanjutnya,” tegasnya.
Laga Penentu Konsistensi Setan Merah
Pertandingan melawan Tottenham bukan sekadar soal tiga poin. Laga ini menjadi ujian sejauh mana konsistensi Manchester United di bawah kepemimpinan Carrick.
Dengan absennya beberapa pemain inti, Carrick dituntut untuk meramu strategi yang tepat. Ia harus memaksimalkan pemain yang tersedia agar momentum kemenangan tidak terhenti.
Di sisi lain, Tottenham juga datang dengan ambisi besar. Mereka ingin mencuri poin di Old Trafford dan memperbaiki posisi di klasemen.
Duel ini pun diprediksi berlangsung sengit, terutama karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal.

