Manchester United Harusnya Menang Mudah Atas Sevilla, Ini Alasannya!

Prediksi Sevilla vs Manchester United - Jadwal Liga Europa Malam Ini - Babak Semifinal Europa League 2020

Gilabola.com – Manchester United hanya berjarak dua pertandingan untuk bisa memenangkan satu-satunya harapan trofi musim ini, namun mereka harus lebih dulu melewati hadangan Sevilla di babak perempat final Liga Europa pada Senin (17/8) dini hari nanti.

The Red Devils lolos ke babak semifinal Liga Europa dengan susah payah melawan Copenhagen berkat gol penalti Bruno Fernandes di babak perpanjangan waktu, sementara Los Nervionenses juga menang tipis 1-0 lewat gol menit-menit akhir sundulan Lucas Ocampos.

Manajer Ole Gunnar Solskjaer telah menjadikan Liga Europa sebagai target utama sejak awal karena merupakan trofi paling realistis bagi mereka, tapi Sevilla juga bukan lawan yang bisa dipandang enteng lantaran mereka merupakan penguasa kompetisi ini dengan lima kali juara.

Kendati begitu, di atas kertas Setan Merah diprediksi akan melewati hadangan skuad asuhan Julen Lopetegui dan lolos ke babak final Liga Europa karena tiga alasan ini, menurut Gilabola.

1. Tak Terkalahkan Dengan Formasi 4-2-3-1 Sejak Restart

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Manchester United telah menjalani performa luar biasa sejak kedatangan Bruno Fernandes, membawa mereka yang awalnya sempat tercecer di urutan ke-7 klasemen pada Febuari ke finish di urutan ketiga klasemen akhir Premier League.

Playmaker kreatif berusia 25 tahun telah berperan penting dengan 11 gol dan 8 assist dari 21 pertandingan, dengan pasukan Ole Gunnar Solskjaer tak terbendung saat turun dengan formasi 4-2-3-1 paten mereka dan di fase krusial ini diyakini bahwa formasi dan line up terkuat United akan terus dipertahankan hingga final.

Sejak kedatangan Fernandes, Setan Merah cuma kalah sekali melawan Chelsea di Piala FA ketika bos Norwegia berspekulasi dengan formasi 5-3-2 dan mengganti sebagian besar pemain pilarnya karena fokus pada perburuan empat besar liga.

2. Lini Pertahanan Mudah Redam Serangan Sevilla

Gaya permainan Sevilla di bawah asuhan Julen Lopetegui adalah gaya pressing tinggi dan ini mungkin akan menyulitkan Man Utd.

Tapi berkaca pada laga melawan Wolves, permainan tim Andalusia ini terbaca jelas dengan mereka sangat mengandalkan permainan umpan silang untuk menemukan Lucas Ocampos atau Youssef En-Nesyri di depan lewat serangan kedua bek sayap, sementara gelandang tengah mereka merupakan tipe gelandang pekerja ketimbang pemain kreatif.

Saat melawan Wolves, Sevilla menghasilkan 38 umpan silang selama 90 menit, menunjukkan ketergantungan mereka untuk mencetak gol dari umpan silang. Sementara United memiliki Harry Maguire dan Victor Lindelof yang kuat dalam duel bola atas, seharusnya mereka bisa lebih mudah mengatasi gaya serangan tim Spanyol ini.

3. Garis Pertahanan Tinggi Ala Julen Lopetegui

Julen Lopetegui merupakan manajer yang lebih suka menekan dalam permainan daripada fokus pada pertahanan yang ketat dan rapat.

Dalam formasi 4-3-3, Sevilla biasa bermain dengan garis pertahanan tinggi saat duo bek sayap Jesus Navas dan Sergio Reguilon berkarakter ofensif, dan ini harusnya bisa dimanfaatkan oleh Manchester United.

Permainan terbuka dan menyerang Sevilla, mampu mencatatkan hingga 74 persen penguasaan bola saat melawan Wolves, ini justru akan menguntungkan skema counter attack Man United yang mengandalkan penyerang cepat macam Marcus Rashford, Mason Greenwood, dan Anthony Martial.

Jangan lupakan mereka juga memiliki Bruno Fernandes dan Paul Pogba yang bisa mengirim umpan mematikan dari lini tengah untuk memecah pertahanan lawan.