Manchester United Membuat Fans Singapura Patah Hati

Manchester United Membuat Fans Singapura Patah Hati

Gilabola.com – Manchester United membuat fans di Singapura patah hati. Perlakuan kontestan ICC itu terhadap fans mereka di Australia masih lebih baik.

Manchester United tidak serius melayani para penggemarnya di Singapura. Seolah-olah bertindak berdasarkan otoritas, pemain dan staf turun bus tim langsung melewati sekitar 150 fans di dalam Ritz-Carlton, Millenia Hotel Singapura dan menuruni tangga sebelum mereka menghilang begitu saja.

Hanya satu atau dua fan beruntung yang sempat didatangi pemain Setan Merah saat mereka tiba di Bandara. Selebihnya harus gigit jari melihat para pemain idola mereka dari kejauhan bergegas ingin sampai ke tujuan.

Pemain gelandang Juan Mata dilaporkan Asia One adalah satu-satunya yang berbaik hati mau berhenti di Hotel, meskipun untuk swafoto dengan satu fan dan tanda tangan di memorabilia penggemar klub. Romelu Lukaku dan manajer Ole Gunnar Solskjaer tak mempedulikan lambaian tangan fans saat mereka melintas.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Karuan para suporter yang menunggul lama jadi kecewa berat dan memuntahkan kekesalan mereka melalui The New Paper. Tristan loh, 23 tahun, yang dengan sekitar 100 orang sempat harus menginap di luar hotel, di sepanjang Raffles Avenue mengatakan: “Banyak dari kami yang ditolak oleh pihak keamanan, bahkan diusir di luar area lobi untuk menunggu.”

“Ini adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup bagi sebagian besar dari kami untuk melihat para pemain dekat dan kami jadi kesal karenanya. Daya tarik klub ini sangat besar. Ini adalah merek internasional cui.”

“Saya mengambil cuti untuk hari ini hanya untuk melihat mereka. Ditolak adalah hal terakhir yang kami harapkan,” pungkasnya.

Manchester United tak seramah Inter dan Tottenham

The Red Devils terakhir datang ke Singapura pada tahun 2001 dan TNP mengerti bahwa klub Liga Utama Inggris telah menginstruksikan keamanan untuk memastikan media tidak diizinkan masuk ke hotel. Mereka juga meminta penjaga memastikan penggemar jauh dari para pemain dan official mereka.

Yoshi kano, seorang pelajar sekolah Amerika Singapura, berkata: “Saya datang untuk melihat sekilas para pemain karena ketika PSG (Paris Saint-Germain) dan Arsenal sebelumnya ada di sini, saya dan teman-teman bisa mendapatkan foto dengan para pemain dan jersey kami ditandatangani juga.

“Tapi hari ini, kita hanya bisa berdiri di jalan dan melambaikan tangan ke bus.”

Sementara itu, fans lain yang telah menunggu kedatangan pemain dari Tottenham Hotspur dan Inter Milan di Mandarin Oriental Hotel dan JW Marriott Hotel Singapore South Beach masih lebih baik nasibnya. Mereka masing-masing dapat berselfie ria yang mengesankan dan dapat tanda tangan para pemain idola mereka.