Mancini: Penundaan Euro 2020 Untungkan Timnas Italia

Mancini: Penundaan Euro 2020 Untungkan Timnas Italia

Pelatih timnas Italia Roberto Mancini percaya bahwa penundaan Euro 2020 dapat menguntungkan timnya, meskipun selisih 10 bulan lebih lama akan menciptakan kesulitan lainnya.

Mancini telah menghidupkan kembali harapan terhadap skuad timnas Italia sejak mengambil alih posisi pelatih pada tahun 2018 usai Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia. Di bawah kepemimpinannya, Italia menyelesaikan kualifikasi grup Piala Eropa 2020 mereka dengan rekor 100 persen kemenangan dalam 11 laga.

“Jika kami memainkan Piala Eropa pada bulan Juni, kami akan memiliki peluang bagus tetapi mungkin kami akan menghadapi tim nasional yang lebih siap karena mereka telah lebih dulu mulai meremajakan skuad mereka, atau memiliki tim yang sudah lama mapan seperti Prancis,” kata Mancini kepada Sky Sport Italia.

“Tetapi dengan diundur ke tahun berikutnya (2021), para pemain akan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dalam segala hal. Mereka akan mendapatkan pengalaman [lebih banyak].”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Mantan pelatih Manchester City itu menambahkan: “Tim nasional kami dapat bersaing di antara yang terbaik. Saya berharap menjadi pelatih tim (Italia) yang memenangkan Piala Eropa untuk pertama kalinya sejak 1968.”

Hampir Satu Tahun Timnas Italia Tanpa Latihan

Pertandingan terakhir Gli Azzurri adalah kemenangan 9-1 atas Armenia pada November 2019. Dua pertandingan persahabatan mereka yang dijadwalkan untuk bulan Maret 2020 ini ditunda karena wabah yang menyerang Eropa saat ini dan semua pertandingan yang akan dimainkan pada bulan Juni dan Juli juga dibatalkan setelah penundaan Euro 2020 ke tahun 2021.

Jadwal pertandingan Italia berikutnya adalah pada bulan September 2020. “Kami belum bertemu satu sama lain selama berbulan-bulan. Kami akan bertemu satu sama lain pada bulan September dan itu sudah hampir satu tahun [sejak terakhir kali bersama-sama],” jelas Mancini. “Itu akan sulit. Kemudian kami akan memiliki jadwal yang padat dengan Nations League, Piala Eropa dan kualifikasi Piala Dunia. Akan ada sangat sedikit peluang untuk berlatih.”