Marc Bartra Mengaku Takut Dipaksa Pensiun Dini

Berita Liga Jerman – Bek Borussia Dortmund Marc Bartra mengaku sempat khawatir karir sepak bolanya berakhir sesuai insiden penyerangan bus pada April silam.

Kala itu bus Dortmund menjadi sasaran serangan tiga buah bom oleh pihak yang tidak dikenal, saat mereka bertolak dari hotel ke Stadion Signal Iduna Park, untuk melakoni pertemuan pertama babak perempat-final Liga Champions melawan AS Monaco pada 12 April lalu.

Atas kesepakatan semua pihak, laga pun ditunda hingga keesokan harinya namun Marc Bartra menjadi satu-satunya pemain yang harus dilarikan ke rumah sakit karena pecahan kaca mengenai tangan kanannya.

Kini mantan pemain Barcelona itu sudah kembali bermain di laga melawan Werder Bremen di laga pamungkas Liga Jerman, dan dia mengaku sempat khawatir insiden itu membuat pensiun dini.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Ketika penyerangan itu terjadi, saya sempat berpikir bahwa saya tidak akan bisa bermain kembali. Saya tidak bisa bergerak di lima atau 10 menit pertama dan tidak bisa mendengar apapun,” ujar eks pemain FC Barcelona itu pada Kicker.

“Kala dokter mengatakan bahwa segalanya akan berjalan baik setelah saya melakukan operasi dan bisa bermain lagi satu bulan kemudian, itu berita yang paling indah dan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata,” lanjutnya, seusai laga final Piala DFB melawan Eintrach Frankfurt.

“Saya merasa lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Saya sangat sedih karena hal seperti ini bisa terjadi. Itu merupakan pekan-pekan yang sulit, tapi kami sekarang bisa menikmati kemenangan (Piala DFB) ini.”

Saat ini pelatih Thomas Tuchel berada dalam sorotan karena kegagalan di pentas Liga Jerman dan di Liga Champions, sehingga kabarnya berselisih dengan Hans-Joachim Watzke.

Akan tetapi Bartra merasa tim bermain apik di semua kompetisi dan mengaku kegagalan yang ada bukan karena Tuchel semata.

“Kami mungkin tidak bisa konsisten di Liga Jerman, tapi kami bermain di Liga Champions dan memenangi Piala DFB.”

“Saya hanya bisa mengucapkan kata-kata bagus soal Thomas Tuchel. Saya ingin berterima kasih kepadanya karena saya bisa bermain di level tinggi. Saya rasa Ia telah melakukan pekerjaan yang bagus secara umum.”