Marco van Basten Minta Maaf Sebut Kalimat Khas Nazi

Marco van Basten Minta Maaf Sebut Kalimat Khas Nazi

Gilabola.com – Marco van Basten minta maaf sebutkan kalimat khas Nazi, Sieg Heil, sebelum laga Liga Belanda antara Ajax Amsterdam vs Heracles.

Sebelum laga Ajax Amsterdam kontra Herakles pada Sabtu malam, reporter Fox Sports, Hans Kraay, dilaporkan CL sedang mewawancarai pelatih Heracles Frank Wormuth dalam bahasa Jerman. Van Basten yang maksudnya nyeletuk sambil bercanda lantas mengagetkan banyak pihak dengan ucapan khas partai Nazi yang terlarang di Eropa.

Ajax sendiri berhasil mengalahkan Heracles dengan skor 4-1. Deretan gol mereka dicetak oleh Quincy Promes di menit ke-26 dan menit ke-60, Zakaria Labyad di menit ke-56 dan Klass-Jan Huntelaar di menit ke-87. Sementara gol Heracles dicetak oleh Cyriel Desser di menit ke-90.

Pada saat wawancara berlangsung, Van Basten terdengar jelas mengatakan ‘Sieg Heil’, arti ungkapan kemenangan yang identik dengan slogan penyemangat anggota partai Nazi. Apa yang ia sampaikan sontak memancing badai kehebohan sepanjang pertandingan.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Partai Nazi yang dipimpin Hitler dinyatakan terlarang di Eropa setelah era Perang Dunia II. Meski sudah cukup lama, namun dampak traumatis yang mereka tinggalkan masih terasa di Eropa, terutama di negara-negara bekas jajahan Jerman, termasuk Belanda.

Marco van Basten dinilai bercanda keterlaluan

Wajar jika publik lantas menilai apa yang ia sebutkan itu merupakan lelucon yang bukan pada tempatnya. Namun, Kraay dalam melakukan wawancara mencoba sedikit bercanda dengan ucapan Van Basten, yang mengatakan: “Sieg Heil, tidak begitu indah (tidak enak didengar), pancake saja (gampang atau mudah)”.

Tetapi komentar Marco van Basten yang keliru membuat banyak orang jadi bertanya-tanya, bukan hanya karena apa yang dia katakan tetapi juga tentang waktunya yang tidak tepat. Komentar Basten muncul pada akhir pekan di mana klub sepak bola Belanda menaruh penekanan ekstra pada pertempuran melawan rasisme dengan berdiri diam selama satu menit di awal pertandingan.

Basten kemudian meminta maaf, dengan sekalian bersikeras bahwa dirinya tidak bermaksud melakukan pelanggaran. “Komentar balasan dia cukup berbahaya untuk disampaikan. Bukan hanya untuk hari ini saja, tetapi untuk setiap harinya”, seorang juru bicara mengatakan kepada media. Sieg Heil! Sieg Heil! Banzai! Ulalaa…