Mario Balotelli Tidak Takut Gagal di Brescia

Mario Balotelli Tidak Takut Gagal di Brescia

Gilabola.com – Mario Balotelli tidak takut gagal di klub Serie A Brescia dan bahwa dia masih mengharapkan dipanggil untuk membela Timnas Italia lagi.

Brescia yang promosi ke Serie A musim ini menjadi klub kedelapan dari karier yang bergejolak pemain berusia 29 tahun Mario Balotelli ketika ia menandatangani kontrak dengan mereka pada hari Minggu. Ia didatangkan dengan status bebas transfer dari Olympique Marseille.

Puluhan penggemar Brescia merayakan kedatangan Balotelli di luar hotel di mana “Supermario” memberikan konferensi pers selama 12 menit pada hari Senin.

“Saya datang ke Brescia karena ini adalah kota saya, saya tidak dapat membandingkan tim ini dengan yang lain. Tetapi target saya juga untuk kembali ke tim nasional,” kata Balotelli, seraya menambahkan bahwa targetnya adalah bermain di Piala Eropa 2020.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Ketika tawaran Brescia tiba, saya tidak memikirkan hal lain. Tidak ada rasa takut gagal, saya berharap dapat membantu tim ini tumbuh sebaik mungkin.”

Performa apik Balotelli sering kali dibayangi oleh insiden seperti yang terjadi di Manchester City sebelumnya dalam karirnya, di mana ia membakar rumahnya setelah menyalakan kembang api di kamar mandinya.

Mario Balotelli bisa terus produktif di Brescia

Balotelli juga membuat rekan satu timnya di skuad Piala Dunia Italia 2014 marah ketika setelah mencetak gol dalam kemenangan 2-1 pada babak penyisihan grup atas Inggris, ia menutupi seluruh skuad Italia dengan stiker dirinya dalam album Panini dan kemudian mempostingnya di halaman Facebook-nya.

Balotelli melakukan debut di Serie C bersama Brescia sebelum bermain untuk Inter Milan, Manchester City, AC Milan, Liverpool, Nice dan Marseille. Dia telah mencetak 14 gol dalam 36 penampilan untuk Timnas Italia tetapi belum dipanggil kembali ke skuad Gli Azzurri sejak performanya yang tidak efektif dalam hasil imbang 1-1 saat melawan Polandia September lalu.

Dia mencetak 31 gol dalam 51 pertandingan Ligue 1 dalam dua musim pertamanya untuk Nice tetapi, setelah gagal mencetak gol di paruh pertama musim lalu, striker bengal itu bergabung dengan Marseille di mana dia mencetak delapan gol selama enam bulan merumput disana.