Marseille Batalkan Kontrak Evra

Patrice Evra - Marseille

Patrice Evra bisa melupakan perjalanan karir musim ini sebab UEFA telah menjatuhkan sanksi larangan berlaga selama tujuh bulan baginya.

Keputusan tersebut diambil setelah bek kiri Marseille ini menendang seorang fans saat bertamu ke kandang Vitoria Guimaraes di ajang Liga Europa pada 2 November 2017.

Sesaat sebelum pertandingan dimulai, Evra dan rekan-rekan lainnya terlihat melakukan pemanasan di atas lapangan, seperti biasanya.

Namun seorang suporter turun dari tribun dengan memanjat pagar hanya untuk memberikan kritikan kepada Evra yang dianggapnya tidak total membela Marseille.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Tidak terima, punggawa tim nasional Prancis itu pun melayangkan tendangan ala kungfu ke arah kepala sang suporter sehingga ia menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang mendapatkan kartu merah sebelum laga dimulai.

Awalnya UEFA menjatuhkan sanksi satu laga yang otomatis berlaku seturut kartu merahnya. Sementara itu Marseille langsung menskors sang pemain sembari mempertimbangkan hukuman indisipliner.

Pada Jumat (10/11) waktu setempat kemarin, organisasi sepak bola tertinggi di Eropa, UEFA, menjatuhkan sanksi kepada Patrice Evra.

Tidak main-main, mantan pemain Manchester United itu dilarang bermain di kompetisi di Eropa hingga 30 Juni tahun depan atau hingga musim ini berakhir.

Kesal dengan sikap sang pemain, Olympique Marseille pun langsung membatalkan kontrak Patrice Evra sehingga ia tidak bisa bermain sepak bola lagi karena terkena sanksi UEFA.

Bukan hanya Evra, Mrseille pun kena getahnya dengan dikenai denda sebesar Rp 395 ratus juta atas tindakan para suporter yang memasuki lapangan ketika insiden itu terjadi serta menyalakan kembang api.

Klub asal Perancis itu pun diminta menghubungi Vitoria untuk membicarakan ganti rugi atas kerusakan Stadion Afonso Henriques dengan batas waktu selama 30 hari ke depan.