Mauricio Pochettino Bahagia di PSG, Manchester United Gagal Menggaetnya?

Manchester United bisa gagal jadikan Mauricio Pochettino sebagai pelatih baru mereka, setelah ia mengaku ‘sangat bahagia’ di PSG.

Gilabola.com – MU memecat Ole Gunnar Solskjaer pada hari Minggu (21/11) pagi waktu setempat, hanya beberapa timnya dipermalukan Watford, 4-1.

Michael Carrick saat ini telah mengambil alih posisi Solskjaer sebagai pelatih interim, sementara pihak klub mencari pelatih sementara yang baru, yang akan bertugas hingga akhir musim ini. Tiga nama yang berpotensi mengasuh Setan Merah saat ini, adalah Steve Bruce, Laurent Blanc atau Ralf Rangnick.

Setelah musim ini berakhir, Manchester United ingin datangkan seorang pelatih papan atas, di mana nama Mauricio Pochettino berada di atas Zinedine Zidane dalam perburuan posisi manajer Setan Merah. Jika Pochettino tinggalkan Les Parisiens, maka mantan pelatih Real Madrid itulah yang berpotensi menggantikan posisinya di PSG.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dan, di saat mantan pelatih Tottenham Hotspur itu mengaku ‘bahagia di Paris’, dia tidak membantah kemungkinan pindah ke Old Trafford. “Saya sangat fokus pada sepak bola,” tegas Pochettino terkait isu tersebut, seperti dilansir The Sun.

“Saya bukan anak-anak, saya habiskan seluruh hidup saya untuk bermain sepak bola, lalu sudah melewatkan 12 tahun sebagai pelatih – saya tahu rumor akan selalu ada. Kadang-kadang positif, kadang negatif, yapi mereka tak bisa mengalihkan perhatian anda, itulah sepak bola,” tegas pelatih asal Argentina itu.

“Kami fokus 100 persen untuk meraih hasil terbaik, jadi kami tak akan bicara soal itu. Saya menghormati klub saya, PSG. Yang klub lain lakukan itu bukan masalah bagi saya, saya harus fokus pada PSG,” tambah Pochettino yang sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan Manchester United.

“Saya dulu pemain di sini, dan saya cinta klub serta suporter klub ini. Saya lakoni momen yang luar biasa di sini. Sepak bola itu hari ini, bukan besok. Sepak bola soal hasil.. dua tahun lalu, kami tinggalkan Tottenham dan beberapa pekan sebelumnya ada banyak rumor mengenai kami, dan lihat apa yang terjadi. Semuanya hanya soal kemenangan, soal hasil,” tegasnya.

“Kontrak saya berjalan hingga tahun 2023 – musim ini dan semusim lagi. Saya tidak kayakan apapun yang berbeda, saya bahagia di Paris – itulah faktanya. Saya bahagia di Paris,” ujar pelatih 49 tahun itu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO