Mauricio Pochettino Tetap Incar Peluang Melatih di Eropa

Mauricio Pochettino Tetap Incar Peluang Melatih di Eropa

Gilabola.com – Mauricio Pochettino terbuka untuk kembali ke manajemen klub di Eropa. Pelatih asal Argentina ini baru saja tinggalkan Tottenham Hotspur bulan lalu, dan posisinya kini digantikan Jose Mourinho.

Pelatih berusia 47 tahun itu sebelumnya menghabiskan karir selama lima setengah tahun di Hotspur. “Ada banyak klub dan proyek menarik yang bisa saya ikuti. Saya punya niat untuk kembali mengelola klub di Eropa,” ujar Pochettino kepada Fox Sports Argentina, seperti dilansir BBC Sport.

“Tapi sekarang, saya harus lebih dulu menenangkan diri selama beberapa hari dan melihat apa yang terjadi,” tambahnya.

Pochettino membawa Spurs empat kali finis di posisi empat besar secara berturut-turut, dan melaju ke final Liga Champions musim lalu, yang sayangnya mereka dikalahkan Liverpool di final.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tapi, Tottenham harus berjuang untuk tampil konsisten di bawah asuhan Mauricio Pochettino sejak awal musim ini, hingga posisinya merosot ke urutan 14 di papan klasemen sementara Liga Premier sebelum akhirnya ia dipecat.

Saat ini, Pochettino telah kembali ke negara asalnya, Argentina, setelah keluar dari klub kota London tersebut dan sempat dikaitkan dengan Arsenal serta Bayern Munchen.

Arsenal saat ini juga tanpa manajer tetap menyusul dipecatnya Unai Emery. Begitu juga dengan Bayern Munchen yang diasuh mantan asisten Niko Kovac, Hansi Flick, yang kini menjadi penanggung jawab usai dipecatnya Kovac.

“Untuk saat ini, yang paling penting bagi saya, menjernihkan dulu pikiran saya setelah lima setengah musim yang luar biasa bersama Tottenham,” tandas Pochettino.

“Tujuan saya sekarang, berusaha membangun kembali diri saya dan dapatkan kembali motivasi saya. Saya sendiri belum punya banyak waktu untuk mencerna apa yang telah terjadi,” tambah Mauricio Pochettino.

“Keputusan pertama saya, kembali ke Argentina, kembali ke rumah saya dan mengunjungi keluarga serta teman-teman saya. Keputusan terbaik saya, datang ke Argentina untuk rehat selama 10 hari,” ungkap pelatih berusia 47 tahun itu.

“Tapi, saya berharap untuk kembali ke Eropa dan membuat keputusan tentang masa depan saya. Di usia saya, saya tidak butuh banyak waktu untuk pulih. Saya terbuka untuk mendengarkan proyek yang ada di hadapan saya,” tandas pelatih yang pernah mengasuh Espanyol dan Southampton ini.