Maurizio Sarri Kesal Pada Roman Abramovich

Maurizio Sarri Kesal Pada Roman Abramovich

Gilabola.com – Maurizio Sarri mulai marah dan menebarkan ancaman jelang laga final liga Europa antara Chelsea kontra Arsenal.

Maurizio Sarri yang marah mengeluarkan ultimatum mengejutkan ke Chelsea, bahwa ia lebih suka segera pergi dari Stamford Bridge jika masa depannya bergantung pada mengalahkan Arsenal di final Liga Europa.

Sarri telah melihat spekulasi tentang masa depannya di Chelsea meningkat, dengan Juventus menginginkan pelatih asal Italia tersebut menggantikan Massimiliano Allegri sebagai manajer mereka berikutnya, dan The Blues tampaknya siap untuk membiarkannya pergi jika Si Nyonya Tua membayar sekitar 5 juta pound (90,8 miliar rupiah).

Masa depan Sarri masih tidak menentu, meskipun ia berhasil membawa Chelsea ke Liga Champions di musim pertamanya, mencapai final Piala EFL dan final Liga Europa dimana mereka akan melawan Arsenal di Baku minggu depan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tetapi ada spekulasi bahwa jika ia kalah saat melawan The Gunners, pemilik Chelsea Roman Abramovich bisa memecatnya, dengan para pendukung The Blues tidak senang dengan gaya bermain yang dimainkannya musim ini.

Tetapi Sarri berkata: “Jika situasinya seperti ini (saya dipecat jika kalah melawan Arsenal), saya lebih senang segera pergi.”

“Anda tidak dapat memiliki sepuluh bulan kerja, dan kemudian saya harus mempertaruhkan semuanya dalam 90 menit.”

“Itu tidak benar. Itu bukan cara yang benar. Anda bisa senang dengan pekerjaan saya atau tidak,” tegasnya.

Maurizio Sarri ingin berbicara langsung dengan klub

Mantan pelatih Napoli, yang baru tiba di Stamford Bridge Juli lalu, menambahkan: “Masa depan saya ditentukan hari Kamis (final Liga Europa).”

“Saya hanya perlu memikirkan final Liga Eropa. Saya memiliki dua tahun kontrak tersisa di sini, jadi saya belum berbicara dengan klub lain.”

“Saya harus berbicara dengan klub setelah laga final. Saya ingin tahu apakah mereka senang dengan saya atau tidak.”

“Kami memiliki musim yang baik, dengan masalah tentu saja. Kami kalah dalam dua atau tiga pertandingan sangat, sangat buruk. Tapi kami menyelesaikan liga di posisi ketiga. Kami sampai di final Piala Liga, dan sekarang kami berada di final Liga Europa.”

“Jadi musim ini adalah musim yang sangat bagus. Jika kami menang di Baku, itu akan menjadi musim yang luar biasa. Tim ini layak untuk terus berusaha lebih meningkatkan diri.”