Maurizio Sarri Tolak PSG Untuk Jadi Pelatih Chelsea

Maurizio Sarri menolak tawaran dari klub lain karena hanya ingin menjadi pelatih di Chelsea.
Maurizio Sarri menolak tawaran dari klub lain karena hanya ingin menjadi pelatih di Chelsea.

Berita Bola – Maurizio Sarri sudah menolak tawaran dari PSG, dan memilih jabatan pelatih di Chelsea, menurut salah satu orang kepercayaan dari pelatih asal Italia itu.

Mantan bos Napoli, Maurizio Sarri, sangat dikaitkan dengan kepindahan ke London Barat dalam beberapa bulan terakhir karena spekulasi terus beredar soal masa depan Antonio Conte.

Maurizio Sarri menjadi target PSG dan Zenit St. Petersburg sejak kepergiannya dari Serie A diumumkan bulan lalu.

Tapi Marco Brachi, salah satu teman dekat Sarri telah mengungkapkan mengapa pria berusia 59 tahun itu menolak semua tawaran dari klub lain demi bisa bergabung ke Chelsea.

“Dia (Sarri) diinginkan di Rusia, tetapi untuk seorang yang mengerti dan menikmati sepakbola indah seperti dia, sepertinya dia tidak akan beradaptasi dengan sepakbola semacam itu. Memang benar, dia berusia 59 tahun, tetapi uang bukanlah segalanya dalam hidup,” kata Brachi kepada koran Roma.

BACA:  Hasil Chelsea vs Everton, The Blues Membuang 2 Poin Penting

“Maurizio selalu terpesona oleh pilihan di Chelsea, karena dia sangat ingin bekerja di Inggris. Mari kita perjelas, ini adalah tim yang ideal untuk jenis sepak bolanya.┬áMereka punya pemain seperti Willian dan Eden Hazard yang bekerja keras.”

PSG baru-baru ini menunjuk mantan bos Borussia Dortmund Thomas Tuchel memjadi pelatih kepala di Parc des Princes.

Tapi Sarri tidak bisa membayangkan menangani raksasa Perancis karena skuad mereka saat ini.

“Terakhir kali saya melihatnya, dia mengatakan bahwa Paris Saint-Germain mengejarnya, tetapi klub itu tidak cocok untuknya,” lanjut Brachi.

“Dia berkata: ‘Bagaimana saya bisa melatih tim yang memiliki Adrien Rabiot, Marco Verratti dan Thiago Motta di lini tengah?’ Mereka adalah pemain-pemain yang tidak senang berlari, tidak membantu idenya tentang sepakbola, yang sangat menguras tenaga.”

BACA:  Kylian Mbappe Angkat Tangan Soal Uang Yang Ubah Dunia Bola

“Kami berbicara tentang pemain hebat, tetapi mereka tidak menciptakan ruang saat menyerang dan tidak berlari untuk mendapatkan bola, tidak seperti Napoli dengan Allan, Piotr Zielinski, Marek Hamsik, Jorginho, dan lainnya.”

“Sarri bukan pelatih yang cocok untuk semua orang. Tidak semua klub akan membiarkan Anda merokok selama latihan, di ruang ganti atau bahkan di pesawat.”

“Dia adalah benteng terakhir dari gaya romantis sepakbola masa lalu yang sudah berubah oleh uang dan perusahaan multinasional. Saya yakin, Sarri tidak akan berubah untuk siapa pun.”