Micah Richards Kasihan Pada Marcus Rashford

Micah Richards Kasihan Pada Marcus Rashford

Gilabola.com – Micah Richards ‘merasa kasihan’ pada Marcus Rashford dan menegaskan bahwa pemain asal Inggris itu akan lebih baik di Manchester City

Mantan bek Manchester City, Micah Richards, mengakui bahwa ia “merasa kasihan” pada Marcus Rashford dan kurangnya dukungan dari teman setimnya yang ia dapatkan setiap hari di Manchester United.

Penyerang Timnas Inggris Rashford mencetak satu-satunya gol saat Manchester United kalah 3-1 atas The Citizens di Stadion Old Trafford pada hari Selasa untuk menjaga harapan tipis Setan Merah untuk mencapai final Piala Liga tetap hidup.

Namun, itu adalah satu-satunya peluang nyata The Red Devils dalam pertandingan dan City sebenarnya bisa mencetak enam atau tujuh gol selama babak pertama di Theatre of Dreams.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Gol Rashford di laga itu menambah jumlah golnya untuk musim ini menjadi 17 gol tetapi ia kelaparan untuk mendapatkan assist dari rekan-rekan setimnya dalam sebagian besar pertandingan.

Dan Richards mengatakan dia ‘merasa kasihan’ pada Rashford karena dia akan mencetak hingga 40 gol per musim – jika dia bermain untuk Manchester City.

Marcus Rashford perlu asupan umpan bagus

“Saya merasa kasihan pada Rashford,” kata Richards kepada Sky Sports. “Di City dia bisa mencetak 30-40 gol. Dengan Martial dan James, serangan balik United terlihat bagus. Namun terkadang serangan balik tidak membuahkan banyak gol.”

“Anda harus bisa menemukan kesalahan seorang pemain di tim dan United tidak bisa melakukan itu. Anda lihat lini tengah City dibandingkan dengan United dan perbedaannya sangat jauh. Ide yang pertama kali terlintas di benak De Bruyne adalah ‘mari kita mainkan umpan ke depan’.”

Berkat gol dari Rashford, MU masih memiliki peluang untuk lolos ke babak final Piala Liga (meskipun tipis) pada leg kedua di Etihad dalam waktu tiga minggu kedepan.

The Red Devils mampu bangkit dari ketinggalan 2-0 melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions musim lalu dan Solskjaer berharap untuk mengulang hal itu kali ini.

“Kami telah menunjukkan sebelumnya kami tertinggal pada laga kandang dan bisa membalikkan keadaan pada laga tandang. Tahun lalu melawan PSG adalah contoh teranyar,” tegas Solskjaer.