Mourinho Seharusnya Boyong Di Maria Bukan Perisic

Angel Di Maria

Jose Mourinho membutuhkan pemain sayap di Manchester United musim panas ini, jadi siapa yang lebih baik dari bintang Paris Saint-Germain, Angel Di Maria?

Ada yang mengatakan bahwa waktu adalah obat yang paling ampuh dan Manchester United akan mendapat hasil memuaskan jika Mourinho memilih untuk membawa kembali pemain asal Argentina, Angel Di Maria, ke Old Trafford.

Sejauh ini, usaha The Red Devils untuk mendatangkan winger selalu gagal. Pemain Real Madrid, Gareth Bale tidak dapat dihubungi, Cristiano Ronaldo juga, sementara Inter Milan menuntut biaya besar untuk merelakan Ivan Perisic pergi.

Perisic adalah pemain yang bagus. Cepat dalam menggiring bola, dan selalu ingin mencetak gol, dia bermain cemerlang di Inter saat masih ditangani Franck De Boer dan Stefano Pioli musim lalu.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Tapi dia bukan pemain yang bisa memberikan kemenangan. Bukan pemain yang mampu menutup celah pada Chelsea di puncak klasemen Premier League, dan Real Madrid di puncak Eropa.

Di Maria, sebaliknya, bisa jadi. Fans Setan Merah mengira mereka telah mencetak emas saat Di Maria masuk dari Real Madrid pada musim panas 2014.

Karena dia baru saja membantu Los Blancos memenangkan Liga Champions saat itu, memainkan peran utama dalam kemenangan 4-1 atas saingan satu kota Atletico Madrid.

Di Old Trafford awalnya Di Maria belajar beradaptasi dengan sangat cepat dan ia menikmati melakukannya. Sayang, meski dia telah mendaftarkan tiga assist-nya sebagai yang terbaik Liga Primer Inggris, Di Maria hanya bertahan setahun.

Louis van Gaal lebih memilih memainkan Ashley Young ketimbang dirinya dan ketika PSG masuk dengan tawaran 42 juta poundsterling (729 miliar rupiah), maka itu terlalu bagus untuk ditolak.

Penampilannya di Prancis sudah mantap, meski tidak sensasional. Tapi tidak bisa dipungkiri kualitas yang dimiliki oleh pemain berusia 29 tahun itu sekarang.

Di Maria tampil luar biasa ketika PSG mengalahkan Barcelona 4-0 di Parc des Princes pada bulan Maret. Dia berhasil mencetak gol dan menunjukkan mengapa dia pernah menjadi salah satu pemain termahal di dunia.

Manchester United merindukan itu dan Mourinho akan menjadi pria yang sempurna untuk mendapatkan yang terbaik darinya.

Di Maria adalah bagian dari tim yang memenangkan Copa del Rey tahun 2011 dan La Liga tahun berikutnya. Di dua tahun itu, dia berada dalam bayangan Cristiano Ronaldo, tapi cukup berhasil meyakinkan penggemar Los Blancos bahwa seharusnya dia tidak digantikan oleh James Rodriguez.

Butuh banyak kerja keras untuk menyembuhkan luka dari pada pendukung MU. Tapi, jika dia kembali dan bermain mengesankan bersama Romelu Lukaku, Marcus Rashford, Anthony Martial dan Henrikh Mkhitaryan, apakah mereka benar-benar peduli?

Dia akan lebih cocok dengan skuad Setan Merah dibanding Perisic dan pada usia 29 tahun mereka akan mendapatkan pemain yang sedang dalam puncak performanya.

Dan seandainya PSG bisa mendatangkan Neymar yang dan mungkin juga Alexis Sanchez, mereka mungkin bersedia mendengarkan tawaran untuk Di Maria.

Jadi Mourinho setidaknya harus mencoba memboyong Di Maria sebelum MU memenuhi tuntutan Inter yang konyol untuk Perisic.