Gelandang Borussia Dortmund, Carney Chukwuemeka, harus mengambil keputusan besar terkait karir internasionalnya, karena pemain muda berusia 22 tahun itu kemungkinan akan beralih membela Timnas Austria dan tinggalkan Inggris.
Chukwuemeka lahir di kota Eisenstadt, Austria, dari kedua orang tua yang asli Nigeria. Saat ini, pelatih kepala Das Team, Ralf Rangnick, dan Asosiasi Sepak Bola Austria (OFB) tengah berusaha membujuknya untuk beralih membela Austria.
Ia mendapat kewarganegaraan Inggris setelah pindah ke negara itu dan tumbuh besar di kota Northampton. Chukwuemeka kemudian mewakili Timnas Inggris U19, serta bermain untuk Aston Villa dan Chelsea di Liga Premier.
Namun, karena ketatnya persaingan untuk dapatkan tempat di starting lineup, Chukwuemeka pun tak mampu menembus tim senior The Three Lions hingga saat ini.
Di usianya yang sudah 22 tahun, tampaknya sudah saatnya Chukwuemeka melangkah ke panggung internasional. Kemungkinan besar, dengan mempertimbangkan hal itu, ia bisa beralih mewakili Austria karena Piala Dunia 2026 sudah semakin dekat.
Chukwuemeka Disambut Agenda Padat Jika Beralih Bela Austria
Setelah Austria lolos kualifikasi untuk pertama kalinya sejak tahun 1998, tim asuhan Rangnick tersebut masuk dalam grup yang sangat menantang di putaran final Piala Dunia 2026, karena mereka akan berada di grup yang sama dengan juara dunia Argentina, Yordania dan Aljazair.
Jika ia resmi pindah, maka Chukwuemeka kemungkinan akan dipanggil Rangnick untuk laga persahabatan internasional melawan Ghana dan Korea Selatan di bulan Maret 2026, di mana ia akan memulai debutnya di sepak bola internasional.
Kehadirannya dalam skuad Rangnick tentunya akan menjadi dorongan besar tersendiri bagi Austria, karena mereka berambisi membangun tim yang terdiri dari para pemain muda dan berbakat, serta akan membuat Inggris kehilangan seorang gelandang muda yang menjanjikan.
OFB dan Rangnick sebelumnya telah mencoba membujuk Chukwuemeka untuk bergabung pada tahun 2023, tapi tak berhasil. “Sejauh yang kami ketahui, dia pemain yang ingin bermain untuk Inggris, dan bukannya untuk Austria,” ujar Rangnick ketika itu.
Chukwuemeka menjadi bagian dari Timnas Inggris U19 yang berhasil memenangkan gelar juara Euro 2022, tapi prestasi itu tak pernah berujung pada pemanggilan ke timnas senior.
Dengan perhelatan Piala Dunia 2026 yang tinggal empat bulan lagi, kemungkinan saat ini sudah terlambat baginya untuk membuktikan kehebatannya di lapangan. Karena itulah, Chukwuemeka pun disebut-sebut berpeluang besar pindah ke Austria, di mana ia dijamin akan bermain di event akbar tersebut.
Pukulan Besar bagi Timnas Nigeria
Jika Chukwuemeka putuskan untuk beralih ke Austria, tentunya hal ini akan menjadi pukulan tersendiri bagi Nigeria – negara yang juga berhak mendapatkan Chukwuemeka sebagai negara asal kedua orang tuanya.
Tim Super Eagles juga sangat berharap, Chukwuemeka akan memilih untuk mewakili Nigeria di ajang internasional, karena kehadirannya di tim tersebut akan menjadi dorongan besar bagi kemajuan sepak bola mereka.
Namun, kegagalan Nigeria lolos ke Piala Dunia di dua kesempatan berturut-turut, tentu saja akan menjadi faktor yang sangat menentukan dalam keputusan Chukwuemeka menolak bermain untuk Super Eagles.

