Napoli Keok di Kandang Oleh AZ Alkmaar, Ompong di Lini Depan!

Napoli Keok Di Kandang Dari Alkmaar, Gennaro Gattuso : Kami Kurang Rasa Lapar!

Gila Bola – Napoli secara mengejutkan harus mengakui keunggulan tamunya AZ Alkmaar dengan kekalahan 1-0 di San Paolo di laga pembuka fase grup Liga Europa mereka, meski menguasai hingga 73 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tembakan sepanjang laga.

Gennaro Gattuso pun mengkritisi kurangnya determinasi Napoli dalam kekalahan dari AZ Alkmaar, menyebut bahwa penguasaan bola timnya menjadi sia-sia tanpa rasa haus gol sementara tim tamu justru lebih termotivasi untuk menjebol gawang tuan rumah.

Partenopei memang tampak seperti tim yang sama sekali berbeda dengan tim yang mengalahkan Atalanta dengan skor telak 4-1 pada hari Sabtu di Serie A, karena meskipun mereka mendominasi penguasaan bola dalam pertandingan pembuka fase grup Liga Europa, mereka tampil ompong di depan.

Total 20 tembakan dilepaskan para pemain tuan rumah, tapi hanya 6 tepat sasaran dan gagal menghasilkan satu pun gol untuk membalas gol tunggal Dani de Wit yang terbukti menjadi gol pembeda di laga pembuka grup F Liga Europa di San Paolo.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Kami seharusnya tidak kalah dalam pertandingan seperti ini. Penguasaan bola kami baik-baik saja, tetapi kurang menggigit, kami lebih seperti hanya menggelitik lawan daripada menghajar mereka,” kata Gennaro Gattuso kepada Sky Sport Italia setelah kekalahan kandang 1-0 mereka dari Alkmaar.

“Ada beberapa hal bagus di babak pertama, tapi setelah jeda kami membuat terlalu banyak operan yang terlalu mudah ditebak. Kami membutuhkan lebih banyak semangat dan rasa lapar, karena hari ini kami tidak melakukan cukup banyak hal untuk bisa memetik kemenangan.”

Kekalahan di laga pembuka menempatkan Napoli di posisi terbawah grup F Liga Europa mereka, saat di pertandingan lain Real Sociedad menang 1-0 saat bertandang ke markas HNK Rijeka.

“Itu memperumit masalah dan sekarang kami tidak boleh melakukan kesalahan lagi. Mungkin kami menerima terlalu banyak pujian setelah pertandingan terakhir melawan Atalanta, saya tidak tahu,” tambah bos berusia 42 tahun itu.

“AZ juga memiliki motivasi ekstra, karena mereka kehilangan begitu banyak pemain karena virus dan itu membuat mereka bersemangat. Saya belum pernah melihat mereka bertahan dengan determinasi sebesar yang mereka lakukan hari ini. Kami mengizinkan mereka hanya melakukan satu tembakan ke gawang (sebenarnya dua) dan mereka mencetak gol. Itulah yang terjadi di Europa dan itu harus menjadi pelajaran bagi kami.”