Nasib Baik Manajer Finalis Liga Champions Berakhir, Pindah ke Man United?

Kekalahan Paris Saint-Germain di 16 besar Coupe de France terbukti fatal dengan klub Perancis itu menyatakan akan mengakhiri kontrak Mauricio Pochettino pada akhir musim 2021/22. Bahkan kemenangan di Liga Champions tidak akan membalikkan nasib sang pelatih Argentina.

PSG kemarin kalah adu penalti melawan Nice setelah skor terjaga 0-0 selama 90 menit, dengan jersey No 10 yang dikenakan Lionel Messi terbukti tidak bisa mengembalikan kesaktian La Pulga.

Kini, pada Rabu dinihari (2/2), PSG mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan berpisah dengan Pochettino pada akhir musim, dengan keputusan sudah diambil. Sebuah kemenangan di Liga Perancis dan Liga Champions tidak akan membatalkan keputsan tersebut.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Presiden klub Nasser Al-Khelaifi sepertinya tidak cukup sabar menantikan hasil 16 besar Liga Champions dengan Les Parisiens akan menjamu Real Madrid pada 15 Februari, sebelum berbalik menjadi tim tamu pada 9 Maret 2022. Ia merasa sudah melihat semuanya dan sudah bisa mencium hasil-hasil dari dua laga kompetisi Eropa itu.

Kabar berakhirnya karir Pochettino di PSG ini bisa memiliki dua konsekuensi. Satu, sang pemilik asal Qatar sudah sejak lama memiliki ketertarikan untuk mempekerjakan Zinedine Zidane sehingga manajer asal Perancis itu bisa masuk sebagai pengganti Pochettino pada awal musim 2022/23.

Kemungkinan kedua, kepergian Pochettino dari Parc des Princes bisa menyebabkan Manchester United memiliki peluang mendapatkan mantan pelatih Tottenham Hotspur itu sebagai manajer mereka berikutnya, dengan Ralf Rangnick direncanakan akan naik menjadi direktur sport klub.

Kehidupan Pochettino di Paris memang jauh dari kata ideal. Sejak mengambil alih raksasa PSG, sang manajer 49 tahun itu sudah mencatatkan sejumlah rekor buruk. Satu, untuk pertama kalinya sejak 2017, PSG gagal memenangkan Liga PErancis, kalah oleh Lille.

Kedua, untuk pertama kalinya sejak 2013 mereka gagal memenangkan Trophee Des Champions. Dan ketiga, tersingkir di ajang Piala Perancis pada babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 2009.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaKarir Mason Greenwood Makin Hancur, Kali Ini Namanya Dicoret dari Game FIFA 22
SelanjutnyaGol Kerja Bareng Aubameyang dan Dembele Ini Mungkin Bisa Ubah Keputusan Barcelona