Pantai Gading Patahkan Kutukan Juara AFCON Usai Hajar Burkina Faso 3-0

Gilabola.com – Pantai Gading akhirnya mematahkan kutukan juara bertahan Piala Afrika (AFCON) setelah menang meyakinkan 3-0 atas Burkina Faso dan lolos ke perempat final. Hasil ini membuat Les Éléphants menjadi juara bertahan pertama dalam 16 tahun terakhir yang mampu melewati babak 16 besar AFCON.

Pertandingan sesama wakil Afrika Barat ini berlangsung di Stade de Marrakech dengan kehadiran lebih dari 24.000 penonton. Pantai Gading tampil dominan sejak awal dan menuntaskan laga lewat dua gol di babak pertama, sebelum menambah satu gol lagi di penghujung laga.

Dominasi Pantai Gading di Babak Pertama

Sebagai juara bertahan, Pantai Gading langsung mengambil inisiatif permainan. Mereka menguasai bola, memanfaatkan kedua sisi lapangan, dan menciptakan sejumlah peluang sejak menit-menit awal.

Keunggulan tercipta pada menit ke-21 melalui aksi individu Amad Diallo. Ia melewati kepadatan lini belakang Burkina Faso sebelum melambungkan bola melewati Hervé Koffi. Sempat muncul protes terkait dugaan pelanggaran dalam proses serangan akibat body check keras dari Evann Guessand, namun setelah ditinjau VAR, gol tetap disahkan.

Yan Diomandé sempat mengirimkan tembakan peringatan pada menit ke-32. Tak lama berselang, ia benar-benar mencatatkan namanya di papan skor. Gol pertama Diomandé di ajang AFCON itu lahir berkat assist Amad yang terus aktif mengirimkan umpan silang dari sisi lapangan.

Burkina Faso Bangkit, Pantai Gading Tetap Tangguh

Burkina Faso mencoba bangkit menjelang turun minum. Dango Ouattara hampir memperkecil ketertinggalan setelah sepakannya membentur tiang gawang usai sedikit defleksi. Peluang tersebut memberi harapan adanya jalan kembali ke pertandingan.

Namun Pantai Gading tidak mengulangi kesalahan seperti saat unggul 2-0 di babak pertama melawan Gabon sebelumnya. Mereka tetap fokus, tampil solid, dan masuk babak kedua dengan intensitas tinggi.

Tekanan ofensif terus dilancarkan Les Éléphants. Burkina Faso masih mendapatkan peluang, termasuk saat Ouattara memaksa kiper Fofana melakukan penyelamatan penting, tetapi tidak ada yang benar-benar berbuah gol.

Gol Spektakuler Tutup Laga dan Pecah Kutukan

Masuk sebagai pemain pengganti, Bazoumana Touré memastikan kemenangan Pantai Gading lewat gol spektakuler pada menit ke-88. Ia menggiring bola dari tepi kotak penalti sendiri hingga menuntaskannya di dalam gawang Burkina Faso, sekaligus memadamkan sisa harapan lawan.

Kemenangan ini menandai berakhirnya kutukan juara bertahan AFCON. Pantai Gading menjadi tim pertama sejak Mesir—yang menjuarai AFCON tiga kali beruntun pada periode 2006 hingga 2010—yang mampu melewati babak 16 besar sebagai juara bertahan.

Tidak ada kejutan di Maroko hari ini. Pantai Gading melaju ke perempat final AFCON dan akan menghadapi Mesir pada hari Sabtu.

Pantai Gading Patahkan Kutukan Juara AFCON

Dengan kutukan juara bertahan yang akhirnya terpecahkan, Pantai Gading kini melangkah ke fase krusial dengan kepercayaan diri tinggi. Tantangan besar sudah menanti, namun performa solid dan kedalaman skuad memberi sinyal bahwa Les Éléphants belum selesai.

Menurut kami, Pantai Gading layak kembali dijagokan sebagai kandidat kuat juara. Bukan hanya karena status juara bertahan yang kini bebas beban, tetapi juga karena kematangan permainan dan keseimbangan tim yang terlihat jelas sepanjang laga ini. Jika momentum ini terjaga, langkah mereka menuju trofi bukan sekadar wacana.