Pelatih Inter Milan Sedih Pesta Gol Tanpa Interisti

Pelatih Inter Milan Sedih Pesta Gol Tanpa Interisti

Pelatih Inter Milan sedih karena timnya bisa pesta gol tanpa disaksikan para interisti. Klub raksasa Coppa Italia itu memang dapat banyak gol saat lawan Benevento demi lolos ke perempatfinal edisi kali ini.

Menjamu lawannya yang merupakan tim Serie B di babak 16 besar, Senin (14/1/2019) dini hari WIB tadi di Giuseppe Meazza, Inter menang skor 6-2. Pesta gol itu terjadi melalui penalti Mauro Icardi, sepasan gol dari Lautaro Martinez dan Antonio Candreva, yang dilengkapi dengan gol Dalbert.

Kubu Benevento tadinya masih sempat memperkecil ketertinggalan mereka melalui terjangan sosok Roberto Insigne dan Filipo Bandinelli. Apa daya usaha itu tidak cukup maksimal. Inter otomatis akan langsung menantang kubu Lazio.

Yang membuat pelatih Inter Milan sedih, karena memang tidak ada satupun Interisti yang hadir di stadion dalam laga tersebut. Sanksi yang dijatuhkan FIGC kepada Inter menyusul pelecehan berbau rasial kepada bek Napoli Kalidou Koulibaly di laga Boxing Day lalu jadi penyebabnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Inter Milan memang sukses dihukum setidaknya dua pertandingan dengan tanpa disaksikan penonton. Mereka masih harus menjalani kondisi itu akhir pekan ini saat harus kedatangan kubu Sassuolo.

Pelatih Inter Milan masih tetap senang

“Laga ini sama sekali tidak seperti pertandingan sepakbola sesungguhnya. Bagi saya ini bukan olahraga atau tontonan yang ingin kita saksikan. Ini bukan sepakbolalah, sama sekali tidak menghibur. Hiks. Tidak ada yang ingin berada di stadion dengan atmosfer sunyi sepi sendiri seperti ini,” ujar Luciano Spalletti dengan sedih melalui Football Italia.

Luciano Spalletti masih tetap puas karena Inter Milan terbukti tidak bisa dipermalukan kubu Benevento. Spalletti akui sadar jika gelaran Coppa Italia beberapa kali bisa menghadirkan kejutan untuk banyak tim ternama.

“Semua pemain saya untungnya mau menunjukkan sikap profesional mereka seperti saat latihan sepekan ini ya. Mereka masih selalu siap kapan saja jika harus dimainkan. Saya tahu selalu ada risiko performa menurun di pertandingan seperti ini. Kami sadar akan risiko bisa mereka (Benevento) permalukan dan bahkan tersingkir. Untuk sekarang saya masih bisa senanglah,” pungkasnya.