Pelatih Ipswich Ngamuk Kena Kartu Merah Hingga Ditahan Polisi

Pelatih Ipswich Ngamuk Kena Kartu Merah Hingga Ditahan Polisi

Pelatih Ipswich langsung ngamuk usai kena kartu merah hingga sempat ditahan polisi dalam laga lawan Norwich City. Sang manajer klub Liga Championship itu, Paul Lambert, akui tetap tak menyesali amarahnya.

Canaries menang telak skor 3-0, berkat gol pembuka Onel Hernandez dan Teemu Pukki, untuk kembali ke puncak klasemen Kejuaraan. Lambert diusir pada penghentian babak pertama, bersama dengan kepala kinerja City Chris Domogalla.

Insiden itu terjadi setelah konfrontasi sengit antara pemain dan staf di depan ruang istirahat setelah tekel buruk dilakukan Jon Nolan pada Max Aarons. Pemain Ipswich kena kartu kuning oleh wasit tetapi Peter Bankes juga mengacungkan kartu merah kepada Lambert, yang sampai harus ditahan oleh seorang petugas polisi agar tidak terlalu meledak-ledak.

“Apakah saya menyesal? Tidak, saya tidak menyesal,” ujar mantan bos Norwich Lambert, yang harus menonton babak kedua dari jauh. “Saya tidak akan mundur dan menonton ketika orang-orang berlari 30 yard untuk mencoba dan jatuhkan salah satu pemain saya.”

“Dan saya tidak ingin anggota staf kepelatihan lainnya di bidang teknis saya. Saya berdiri dan kemudian seorang official meletakkan tangannya di atas saya dan saya keberatan dengan sikap itu.”

Advertisement
OLE777
OLE777

“Adapun petugas polisi dan saya tidak punya masalah dengan dia, dia hanya berusaha memastikan saya baik-baik saja (menahan emosinya). Yang saya tahu adalah orang Norwich yang salah diusir. Bukan dia yang bermasalah dengan saya.”

Pelatih Ipswich tetap bangga pada permainan timnya

Pada pertandingan itu sendiri, Lambert menambahkan: “Kami memberikan gol yang buruk sejak awal tetapi setelah itu saya pikir kami berada dalam kondisi menguasai pertandingan. Saya tidak bisa menyalahkan upaya dan komitmen para pemain. Permainan mereka benar-benar kelas atas dan itulah jenis pertarungan yang akan kami butuhkan dari mereka antara sekarang dan akhir musim.

“Tidak ada apa-apa di dalamnya. Kami memiliki banyak bola, bermain bagus dan membuat pertarungan nyata dan perbedaannya hanya di ujung atas lapangan. Kami tidak akan datang ke sini dan menyusut, itu sudah pasti. Saya juga berpikir dukungan kami luar biasa dan kita semua hanya harus tetap percaya,” pungkasnya.