Pelatih Kosovo Soal Cara Hentikan Raheem Sterling: Patahkan Saja Kakinya!

Pelatih Kosovo Soal Cara Hentikan Raheem Sterling: Patahkan Saja Kakinya!

Gilabola.com – Pelatih Kosovo, Bernard Challandes, bercanda soal cara hentikan Raheem Sterling. Satu-satunya cara jitu, menurutnya, hanya dengan mematahkan kaki bintang Timnas Inggris tersebut.

Challandes mengakui Inggris sebagai tim terbaik di Eropa jelang pertemuan kedua tim di pertandingan ke-10 Grup A di Kualifikasi Piala Eropa 2020, Senin (18/11) dinihari WIB.

Saat ini, The Three Lions telah mengamankan tempat mereka di turnamen musim panas mendatang itu. Sedangkan Kosovo, tak dapat lolos langsung setelah mengalami kekalahan di Republik Ceko.

Namun, harapan mereka masih terbuka, karena Kosovo akan lakoni babak play-off, dan Challandes juga ingin membangun kembali kinerja mereka usai alami kekalahan 3-5 dari Inggris di St Mary’s awal tahun ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sementara empat pemain Inggris bukukan empat gol dalam pertandingan itu, mereka benar-benar menunjukkan kualitas dalam lakukan penyerangan, seperti yang telah dilakukan skuad Gareth Southgate kepada seluruh tim di grup A.

Saat ini, skuad Southgate telah mencetak 33 gol – tiga gol lebih banyak dibandingkan Belgia yang menjadi tim paling kuat berikutnya, dan akan memainkan satu pertandingan lagi dinihari nanti. Challandes pun tunjukkan statistik itu sebagai bukti posisi Inggris saat ini.

“Jika Anda bisa mengingat ketika kami memulai kualifikasi Eropa ini, saya selalu berbicara tentang pengalaman dan kemajuan baru, tentang peningkatan,” ujar Chandalles seperti dilansir talkSPORT.

“Game ini menjadi game yang luar biasa dengan ambisi mencetak gol. Setidaknya, saya bisa mengatakan bahwa bagi kami, tantangan yang luar biasa adalah bermain melawan salah satu tim terbaik di dunia, dan mungkin tim terbaik di Eropa sekarang ini,” tambahnya.

“Jika Anda melihat babak kualifikasi dari Inggris ini tidak ada yang mencetak begitu banyak, potensi ofensif yang luar biasa dari tim ini bisa menang dengan skor-skor 7-0, 6-0, 5-0, 5-0, 5-0. Luar biasa!”, tambahnya.

“Tidak ada tim lain (yang seperti itu). Bagi kami, itu berarti tantangan yang luar biasa, dan sebagai pelatih saya bisa menikmati tantangan seperti itu, walau saya juga sedikit takut,” tandas Chandalles.

“Kami bisa tertawa sedikit, tetapi ini pertandingan ke-1001 untuk Inggris, dan baru yang ke-29 bagi kami – mereka sedikit lebih berpengalaman,” tambahnya.

Raheem Sterling diperkirakan akan tampil sebagai starter dalam pertandingan ini setelah absen di laga kontra Montenegro, di mana The Three Lions menang  7-0. Itu menjadi hukuman usai berseteru dengan bek Liverpool, Joe Gomez, di tempat latihan.

Menurut Challandes, kembalinya Sterling menjadi kabar buruk bagi timnya. “Bagi kami itu bukan kabar baik,” ujarnya.

Ini juga berita buruk ganda bagi Kosovo, karena jika Sterling dimainkan dia akan menjadi salah satu pemain terbaik di dunia di posisinya. “Kedua, jika saya Sterling, saya pastinya akan berpikir, dalam game ini saya harus menunjukkan perilaku yang baik. Saya pikir, jika Kosovo bermain melawan Inggris, dan kami tahu persis potensi ofensifnya, kami tidak punya jawaban individu – itu hanya bisa diselesaikan dengan kerja kolektif,” tegas Chandalles.

“Jelas, jika kita mengingat pertandingan pertama di Inggris, jika Raheem Sterling mendapat begitu banyak ruang, tidak mungkin bagi kami bisa menghentikannya. Karena apa yang dia lakukan dalam permainan itu, intensitasnya sangat tinggi sampai mencapai 460 meter,” tambahnya.

“Pemain paling intens untuk Republik Ceko saja, punya intensitas hingga 200 meter, bahkan itu catatan yang bagus,” ungkap Chandalles yang memang selalu tampil eksentrik dalam konferensi pers.

“Hanya saja, sebagai tim, kita bisa melakukan dan menemukan solusinya. Atau, kita patahkan saja kakinya! Tapi, itu bukan gaya kami, kami terlalu baik untuk mematahkan kaki orang lain, dan dia pemain terbaik di dunia. Kami tim yang sangat, sangat, sangat baik, tidak akan ada masalah jika kami selalu kompak dalam bermain,” tandas Chandalles sambil tertawa lebar.