Pelatih Liverpool Bisa Korbankan Piala FA dan Piala Liga

Pelatih Liverpool Mungkin Korbankan Piala FA dan Piala Liga

Gilabola.com – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, kemungkinan akan mengorbankan Piala FA dan Piala Liga karena padatnya jadwal pertandingan yang harus dilakoni skuadnya.

Bertumpuknya jadwal pertandingan yang harus dilakoni the Reds selama September 2019 hingga Februari 2020 membuat Klopp harus menghindari bermainnya para pemain kunci di dua ajang tersebut.

Sejauh ini, Klopp berhasil menjaga keseimbangan dalam skuadnya, setelah dia menolak untuk datangkan pemain besar usai the Reds menjadi juara Liga Champions musim lalu. “Waktunya tidak tepat untuk memiliki skuad dengan jumlah pemain 30 orang. Tim seperti itu harus bisa dirampingkan,” tandas Klopp kepada majalah terbitan Jerman, Kicker, pada Agustus lalu.

“Anda tidak bisa memberi tahu mereka akan bermain di hari apa, Rabu atau Sabtu. Ketika seorang pemain tidak punya kesempatan untuk bermain, maka dia akan kehilangan kualitasnya di lapangan,” tambahnya.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Dari tiga pemain senior yang hengkang selama musim panas tahun ini, hanya satu orang yang dicarikan penggantinya. Yakni, Adrian yang datang menggantikan Simon Mignolet.

Pelatih Liverpool itu mengaku lebih suka bekerja dengan skuad yang ramping. Apalagi, baru dua kali dalam karirnya sebagai manajer, ia memiliki lebih dari 18 pemain mencatatkan lebih dari 1.000 menit waktu bermain dalam semusim. Terbanyak, Klopp pernah menangani 19 pemain, dan yang paling sedikit berjumlah 12 pemain. Menurutnya, ada manfaat yang jelas dalam hal itu, terutama dalam konsistensi para pemain di lapangan.

Tapi, Klopp mengaku belum pernah membawa skuadnya berlaga di banyak kompetisi, terlepas dari ajang Community Shield dan Piala Super Eropa yang hanya digelar satu kali pertandingan.

Setelah pengundian Liga Champions dan babak ketiga Piala Liga, skuad Klopp pun dipastikan akan berlaga di Piala Dunia Antarklub pada akhir tahun ini. Karena jadwal inilah, maka Klopp harus mengundur laga tandang ke markas West Ham hingga ke pertengahan Januari. Demikian diungkapkan thisisAnfield.com.

Klopp sendiri pernah menyatakan, Liverpool akan berjuang keras untuk menang di semua kompetisi yang diikutinya, termasuk Piala FA dan Piala Liga. Tetapi jika The Reds berhasil melaju melaju di kedua turnamen itu, maka mereka harus hadapi jadwal yang lebih sibuk dibandingkan perhitungan semula.

Rencana akan diterapkannya jeda musim dingin di Liga Inggris, sangat disambut gembira oleh pelatih Liverpool itu. Tapi, di antara pertandingan mereka berikutnya dan libur akhir pekan di bulan Februari, Liverpool bisa bermain hingga total 36 pertandingan dalam 148 hari.

Itu rata-rata satu laga di setiap 4,1 hari, dengan jeda terpanjang di antara pertandingan yang tidak termasuk jeda internasional di mana sebagian besar pemain masih akan berlaga, adalah hanya enam hari.

Rehat selama enam hari bisa didapat skuad Klopp satu kali di bulan Januari dan satu kali lainnya di bulan Februari. Tapi, laga tandang melawan West Ham yang ditunda sebelumnya dipastikan akan digelar pada salah satu dari waktu rehat enam hari tersebut.