Pelatih Liverpool Setuju Laga Dihentikan Jika Terjadi Pelecehan Rasial

Pelatih Liverpool Setuju Laga Dihentikan Jika Terjadi Pelecehan Rasial

Gilabola.com – Satu lagi pelatih menentang pelecehan rasial di lapangan. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tegaskan akan kerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk melawan rasisme di dunia sepakbola.

Tapi, Klopp memperingatkan bahaya mengenai ‘para idiot’ yang akan membuat pertandingan terpaksa dihentikan itu.

Pelatih Liverpool itu mengaku terkejut dengan aksi pelecehan rasial terhadap beberapa pemain Timnas Inggris di Montenegro. Dalam laga yang digelar di Podgorica City Stadium itu, tiga bintang Inggris jadi sasaran pelecehan suporter tuan rumah. Tapi Klopp juga khawatir, jika pihak yang berwenang dalam pertandingan harus menghentikan jalannya laga walau aksi pelecehan tersebut hanya dilakukan ‘segelintir’ suporter.

Klopp akan perintahkan semua pemainnya untuk tinggalkan lapangan, tapi hanya jika situasinya sudah sedemikian ekstrim.  “Kita harus hentikan pertandingan, kita harus lakukan segalanya untuk hentikan aksi pelecehan serupa itu,” tegas pelatih asal Jerman itu.

Langsung Keluar Jika Tribun Diisi Para Idiot

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Kita harus memperjelas, pelecehan seperti itu tidak boleh terjadi! Jika semua orang tribun melakukan, saya akan langsung tinggalkan lapangan, 100 persen! Tapi terlalu banyak energi yang terbuang, kalau aksi ini ‘hanya’ dilakukan oleh satu atau dua orang idiot. Atau tiga atau empat idiot,” tambahnya.

Meskipun akan meminta skuadnya tinggalkan lapangan HANYA JIKA situasi mengharuskan dilakukannya hal tersebut, pelatih Liverpool itu tetap menekankan, dia benar-benar sangat menentang aksi rasial.

“Walau bagaimana, itu tidak bisa dianggap enteng. Kita harus bersuara lantang dalam menentang aksi pelecehan rasial serupa itu, kita harus menghentikannya,” ungkap Klopp.

“Apapun yang bisa saya lakukan, saya akan lakukan. Sangat mengecewakan kalau hal tak terpuji seperti itu terus terjadi,” tandasnya.

Pochettino dan Sarri Dukung Aksi Serupa

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, dan manajer Chelsea, Maurizio Sarri, juga mempertimbangkan untuk hentikan pertandingan jika anak asuh mereka jadi sasaran aksi pelecehan rasial, termasuk jika tindakan itu dilakukan suporter di tribun penonton.

“Kita butuh kebijakan yang bisa memperbolehkan kita untuk hentikan pertandingan (jika terjadi aksi tersebut di lapangan. Barangkali hak untuk hentikan pertandingan selama 10 menit pada situasi awal,” tandas Sarri.

Pochettino pun menambahkan, dia pernah merasakan pelecehan rasial serupa itu. “Saya merasakan pelecehan seperti itu, saya mendengarnya, lalu keluar. Berhenti, berhenti. Tidak ada hal yang lebih penting dalam hidup ini, dibandingkan melindungi nilai-nilai dan prinsip kita,” tegas pelatih asal Argentina itu.