Pelatih PSG Yakin Mainkan Neymar di Kandang Monaco

Pelatih PSG Yakin Mainkan Neymar di Kandang Monaco

Gilabola.com – Pelatih PSG, Thomas Tuchel, yakin mainkan Neymar di kandang AS Monaco, Senin (2/12) dinihari nanti, walau pemain Brasil itu masih berlatih sendirian pada Jumat lalu usai alami cedera hamstring.

Jawara klasemen sementara Ligue 1 musim ini tersebut akan tandang ke markas Monaco yang bertengger di posisi 13, Minggu malam waktu setempat atau Senin dinihari pukul 03:00 WIB. Tuchel pun mengatakan, klubnya sudah berusaha menangani kondisi Neymar dengan sangat hati-hati untuk memastikan ketersediaannya untuk laga di Stade Louis II.

Neymar sebelumnya bermain di paruh kedua laga imbang 2-2 melawan Real Madrid di Liga Champions pada tengah pekan ini. Namun, Tuchel memilih untuk membuatnya tetap terisolasi dari skuad utama Les Parisiens lainnya selama latihan.

Tindakan Tuchel pun dipertanyakan wartawan. Namun, menurut pelatih asal Jerman tersebut, alasannya lakukan tindakan tersebut semata-mata untuk penanganan cedera terakhir yang dialami mantan bintang Barcelona tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Karena dia merasa tidak nyaman di bagian otot adductornya, setelah pertandingan melawan Madrid, dan kami tidak mau mengambil risiko,” tegas pelatih PSG berusia 46 tahun itu.

“Itulah sebabnya mengapa kami membuat dia hanya berlatih sendirian, hanya lakukan latihan individu. Dengan cara itu, kita berharap bisa mengendalikan pergerakannya dengan lebih baik. Hari ini (Sabtu waktu setempat, saya pikir dia sudah berlatih bersama kami tanpa masalah,” tandasnya.

PSG baru bisa mencetak gol ke gawang Real Madrid di akhir laga, setelah sempat tertinggal 2-0 oleh gol Karim Benzema di menit 17 dan 79. Namun, Kylian Mbappe kemudian memperkecil ketertinggalan tim tamu di menit 81. Raksasa Paris itu kemudian berhasil menyamakan skor lewat gol Pablo Sarabia di menit 83, atau delapan menit setelah ia dimasukkan sebagai pemain pengganti di babak kedua.

Tuchel sangat senang melihat aksi pemain barunya tersebut yang baru ia datangkan dari Sevilla pada musim panas lalu. Ini terlihat saat ia jelaskan tantangan yang dihadapi Sarabia ketika harus beradaptasi dengan perannya di lini tengah yang lebih dalam di PSG.

“Sulit baginya untuk mendapat tugas seperti (dia) di Sevilla. Di Sevilla, dia punya posisi yang sedikit lebih mirip dengan Angel Di Maria di sini, atau Ney (Neymar) atau Kylian (Mbappe),” ungkap pelatih PSG yang sebelumnya mengasuh Borussia Dortmund itu.

“Dia pemain kunci di lapangan. Kami merekrutnya karena dia mampu mengambil tanggung jawab, bermain 50 atau 60 pertandingan per musim. Tapi, sekarang dia punya peran berbeda,” tambah Tuchel seperti dilansir AS.

“Dia harus beradaptasi dengan permainan kami, dengan para pemain kami. Tapi ia telah mainkan banyak pertandingan dan dia sangat penting bagi kami, karena ia berikan intensitas dengan dan tanpa bola. Ia punya agresivitas dan kami kurang dalam permainan kami,” tandasnya.

“Dia juga bisa bertahan dengan baik. Dia bisa diandalkan dan sangat bertanggung jawab. Dia punya pengaruh yang baik bagi tim kami. Saya sangat senang, dia-lah yang mencetak gol (ke gawang Madrid), karena dia selalu memberikan segalanya selama latihan,” ujar Tuchel.