Pelatih Real Madrid Terpukul Kalah Lawan Tim Selevel Leganes

Pelatih Real Madrid Terpukul Kalah Lawan Tim Selevel Leganes

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, langsung terpukul saat melihat raksasa Copa del Rey tersebut kalah lawan tim selevel Leganes. Laga skor 0-1 di leg kedua babak 16 besar itu untungnya masih tetap meloloskan Madrid.

Datang baik-baik dengan main ke Stadion Municipal de Butarque, Kamis (17/1/2019) dinihari WIB, Madrid malah kalah oleh Leganes yang dapat gol dari sosok Martin Braithwhite (menit ke-30). Madrid sendiri tetap berhak lolos ke perempatfinal karena mereka masih unggul agregat 3-1.

Santiago Solari dalam laga itu campur skuad dengan pemain muda dan tua. Ia tak ragu memberikan kesempatan unjuk gigi beberapa pemain muda. Reguilon, Cristo Gonzalez diturunkan saat Solari mengistirahatkan sebagian pemain utamanya seperti Luka Modric dan Toni Kroos.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

ESPN laporkan jika Real Madrid hanya bisa membuat 12 percobaan dengan 4 yang mengarah ke gawang dari kombinasi pemain senior-junior mereka. Leganes jauh lebih meyakinkan dengan catatan 21 kali melakukan percobaan, saat 6 di antaranya bahkan sanggup mengarah ke gawang Los Blancos.

Pelatih Real Madrid keluhkan lemahnya skuad lawan Leganes

Pelatih Madrid Solari tetap terpukul meski lolos ke babak selanjutnya. Ia lantas kritik performa Madrid, terutama pada 45 menit pertama laga tersebut. Mereka entah kenapa malah bisa mendapat tekanan dari Leganes.

“Bagi saya tim sudah memainkan sebuah penampilan yang sangat lemah, terutama di babak pertama tadi,” keluh Solari dalam konferensi pers dengan kesal campur sedih.

“Saya tahu kalau mereka semua perlu mendapatkan waktu bermain yang lebih dan mereka toh sudah saya berikan kesempatan itu. Kami memang berhasil lolos, tapi tetap saja penampilan kami terlalu lemah.”

“Adakalanya kami terus mencoba banyak hal dan kalau tidak berhasil lagi, kami akan mencoba untuk memperbaikinya sebelum laga selanjutnya. Kami tadi bermain kurang dalam. Kami langsung membayar kesalahan itu karena tidak menyerang dengan sebaik mungkin,” pungkasnya.