Pelatih Timnas Bulgaria Didesak Henderson Minta Maaf

Pelatih Timnas Bulgaria Didesak Henderson Minta Maaf

Gilabola.com – Pelatih Timnas Bulgaria didesak Jordan Henderson minta maaf usai komentar pedasnya di sesi wawancara laga Kualifikasi Euro 2020 lawan Timnas Inggris.

Pemain Timnas Inggris yang juga memperkuat Liverpool Jordan Henderson menuntut permintaan maaf dari Krasimir Balakov. Ia emosi setelah pelatih Timnas Bulgaria itu tidak mendukung penghukuman terhadap pelecehan rasis yang diarahkan terhadap pemain The Three Lions selama laga Kualifikasi Euro 2020 di Sofia.

Henderson saling serang kalimat lawan Balakov ketika ia mendengar sang manajer menyatakan bahwa tuduhan rasisme harus terbukti. Sang manajer bahkan mengaku tidak mendengar ada suara ejekan dari suporter tuan rumah hingga memancing emosi Henderson.

“Saya punya beberapa kalimat protes kepada manajer. Semua aksi rasis itu tidak dapat diterima. Sesuatu perlu dilakukan (untuk merespon kejadian rasis di pertandingan),” ujar sang Kapten Liverpool kepada Sky Sports News dan Goal.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Dia yang jelas sekarang ini harus meminta maaf atas nama tim dan fans. Dia pasti tahu apa yang sedang terjadi di pertandingan tadi. Dia malah bertanya pada saya apa letak permasalahnya.”

Timnas Bulgaria gagal patahkan semangat para pemain Inggris

“Pada waktu saya bilang kalau dia pasti tahu apa yang sedang terjadi, saya jadi heran bagaimana dia tidak mengakuinya, sungguh. Mudah-mudahan dia bisa melihat ke belakang dan nantinya mau meminta maaf, karena siapa saja yang menonton pertandingan itu pasti akan merasa jijai.”

“Saya marah nih. Mereka semua adalah rekan setim saya lho, teman saya yang saya kenal untuk waktu yang lama. Teman-teman saya berbagi ruang ganti dengan mereka.”

“Semua kejadian tadi mengejutkan saya. Saya sangat marah pada satu titik tertentu, tapi pertandingan tetap harus berlangsung. Saya tetap sadar jika tim harus terus beralih fokus ke pertandingan saja.”

“Di akhir babak pertama kami sempat membahas masalah ini dan kami sepakat ingin terus bertanding. Pesan kami kepada semua orang adalah; kami ingin membuat mereka menderita dan tidak akan mau membuat mereka menang. Kami berhasil melakukan itu dengan menakjubkan. Mamam tuh gol,” pungkasnya.