Pelatih Timnas Uruguay: Karir Luis Suarez Belum Berakhir

Pelatih Timnas Uruguay: Karir Luis Suarez Belum Berakhir

Gilabola.com – Pelatih Timnas Uruguay, Oscar Tabarez, menilai terlalu dini untuk berpikir bahwa karir Luis Suarez di tim nasional sudah berakhir.

Suarez – yang telah 111 kali memperkuat Timnas Uruguay, akan absen dalam pertandingan persahabatan melawan sesama negara Amerika Selatan, Peru, pada 11 dan 15 Oktober untuk jalani perawatan medis di Barcelona.

Nama pemain depan berusia 32 tahun itu dimasukkan dalam daftar skuad sementara Uruguay, tapi kemudian mundur jelang pertandingan di Montevideo dan Lima. Ia memilih untuk tetap tinggal di Barcelona.

Tabarez pun sempat ditanya tentang Suarez yang telah mencetak empat gol dalam tiga pertandingan terakhirnya untuk Barca, dan masa depan pemain tersebut. “Setiap pemain akan mengalami kelelahan selama karirnya. Pada 60-an saya membaca artikel tentang Pele, saya tidak perlu perkenalkan dia, ditulis oleh dokter yang mengatakan Pele memiliki tubuh seseorang yang 20 tahun lebih tua darinya,” tambah Tabarez.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Jadi, berapa lama Suarez berada di tim nasional? Dia ada di sini sejak 2007. Berapa banyak pertandingan yang dia mainkan? Berapa banyak gol yang dia cetak? Berapa kali dia bermain dengan cedera? Berapa kali dia mengalami pemulihan yang mengejutkan? Untuk seberapa cepat mereka, atau bagaimana mereka menuliskan hal-hal normal seperti waktu pemulihan yang diperlukan dan dia mengatasi itu,” ungkap pelatih Timnas Uruguay berusia 74 tahun itu.

“Jadi, saya pikir terlalu terburu-buru jika Anda tidak mengenal Suarez, lalu mengatakan kariernya di timnas sudah selesai. Sama sekali tidak. Waktu akan memberi tahu siapa yang benar. Kami sangat yakin, dia akan segera kembali ke kebugaran maksimalnya,” tambahnya.

“Sangat sulit untuk menebak masa depan seorang pemain. Saya tidak menebak apa yang telah dicapai Luis Suarez dalam sepakbola. Pada 2006, ketika dia pertama kali datang ke sini (timnas) untuk berlatih, saya melihat hal-hal tentang dirinya yang tidak normal, tetapi tidak mungkin saya bisa membayangkan, dari sana, semua karier yang dia miliki,” ujar Tabarez.

“Itu semua bukan karena saya. Dia yang berhak mendapat pujian atas semua pencapaiannya. Dia melakukan semua itu. Dia mengalami pasang surut, dia membuat kesalahan, tetapi setiap kali dia bermain, dia membawa sesuatu yang baru,” tambahnya.

“Dia pencetak gol terbanyak di FC Groningen, dia pergi ke Ajax, dia menjadi kapten Ajax disaat usianya hanya 21 tahun, kemudian pindah ke Liverpool, semua gol yang dia cetak, dia terus memecahkan rekor. Dengan kelelahan telah memberikan dia beberapa masalah tetapi dia selalu mengangkat kepalanya. Itulah jenis pemain yang menetapkan era di tim nasional,” tandas pelatih Timnas Uruguay yang juga pernah mengasuh AC Milan pada 1996 lalu itu.

“Apa yang telah diberikan Luis Suarez kepada sepakbola Uruguay sangat besar. Lupakan kecilnya kesempatan yang dia bisa berikan kepada kami mulai sekarang. Saya harap, dia masih bisa memberi kami sesuatu. Saya tidak yakin 100 persen, dia bisa memiliki beberapa masalah. Tapi kami tidak bisa khawatir hanya untuk satu cedera atau melewatkan satu pertandingan saja,” ujarnya.

Suarez – pencetak gol terbanyak sepanjang masa Uruguay dengan 58 gol sejak debutnya pada 2007 – telah mencetak enam gol untuk Barca di semua kompetisi musim ini. Demikian diungkapkan Sportskeeda.