Pelatih Tottenham Hotspur Keluhkan Jadwal Padat

Mauricio Pochettino jadi pelatih ke sekian yang keluhkan padatnya jadwal pertandingan klubnya, Tottenham Hotspur.
Mauricio Pochettino jadi pelatih ke sekian yang keluhkan padatnya jadwal pertandingan klubnya, Tottenham Hotspur.

Bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino jadi manajer Liga Inggris terbaru yang keluhkan jadwal pertandingan yang padat.

Skuad London itu bersiap hadapi pertandingan Premier League ketiga mereka dalam rentang enam hari saja.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola dan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, sangat kritis terhadap jadwal pertandingan musim ini, di mana laga-laga ekstra dimainkan dalam periode Natal.

Hal ini terjadi karena adanya Piala Dunia 2018 pada Juni-Juli mendatang, yang memaksa FA Inggris untuk akhiri musim Premier League lebih awal agar para pemain Timnas Inggris punya waktu persiapan lebih panjang.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Meskipun Spurs punya waktu sepekan antara pertandingan liga melawan Southampton dan Swansea City, mereka kemudian hadapi West Ham United di Wembley 48 jam setelah menang 2-0 di Stadion Liberty.

Skuad besutan Pochettino akan beraksi lagi pada Minggu (7/1), saat mereka menjamu Wimbledon di babak ketiga Piala FA, yang membuat pelatih asal Argentina tersebut memberi pujian kepada timnya.

“Bagi saya, tidak mungkin bermain dalam 48 jam lagi,” kata Pochettino. “Itulah sebabnya saya sangat senang dan memberikan banyak pujian kepada para pemain.”

“Bermain di sini di Inggris sangat sulit, menjadi pemain di sini begitu sulit. Bagi saya, sulit bermain di sini dan usaha dari para pemain sungguh menakjubkan.”

“Kami harus meninjau kembali kondisi pemain karena banyak pemain bermain 90 menit di Swansea dan kemudian melawan West Ham.”

“Kami punya waktu tiga hari untuk pulih, tapi untuk beberapa pemain itu sulit. Jadi tentu saja, kami akan melakukan beberapa perubahan,” tandasnya.

Setelah melihat Spurs merebut kemenangan dramatis 4-3 di kandang klub League Two, Wycombe Wanderers, pada babak keempat Piala FA musim lalu, Pochettino – belum memenangkan satu piala pun sebagai manajer – tidak akan menganggap enteng Wimbledon.

“Piala FA selalu merupakan pertandingan spesial. Ini adalah kompetisi spesial,” Pochettino menambahkan. “Mereka (Wimbledon) berlaga di League One, tapi kami tidak akan meremehkan mereka.”

“Saya ingat musim lalu saat bermain melawan Wycombe dan itu sangat sulit. Kami menang 4-3. Jadi akan sulit juga pada hari Minggu nanti.”

“Piala FA adalah keajaiban dan apapun bisa terjadi. Inilah mengapa sangat penting untuk bermain dengan cara yang benar dan merasa itu adalah cara yang penting. Sangat penting untuk menunjukkan rasa hormat kepada lawan,” tegas pelatih asal Argentina itu.